Makassar, IDN Times - Jumlah prevalensi stunting di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang Kota Makassar cukup tinggi. Padahal wilayah ini dikenal sebagai daerah penghasil ikan di mana sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai nelayan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Makassar, angka prevalensi stunting di kecamatan tersebut sebesar 5,45 persen. Kecamatan ini menempati urutan kedua setelah Kecamatan Bontoala dengan angka 5,98 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, mengungkapkan hal itu ditengarai karena masyarakatnya lebih memilih menjual ikan tangkapannya alih-alih mengkonsumsinya sendiri. Padahal ikan menjadi salah satu makanan yang mampu mencegah stunting.
"Seharusnya tidak ada stunting karena penghasil ikan. Rupanya mereka penghasil ikan tapi mereka ekspor. Jadi dia jual dia tidak makan," kata Nursaidah, Senin (11/12/2023).
