8 Jenis Fobia Warna dalam KBBI, Jarang Terdengar!

- Fobia adalah ketakutan berlebihan terhadap benda atau situasi tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya.
- KBBI mencatat delapan jenis fobia warna, mulai dari eritrofobia hingga sianofobia, masing-masing terkait dengan warna berbeda.
- Artikel menekankan pentingnya menghargai dan tidak meremehkan ketakutan orang lain, termasuk fobia terhadap warna.
Ketakutan yang amat berlebihan terhadap benda ataupun suasana tertentu yang dapat menjadi penghambat kehidupan penderitanya dikenal dengan istilah fobia. Saat ini sudah ada ratusan jenis fobia yang terdaftar sebagai kosakata baku bahasa Indonesia, mulai dari ketakutan yang paling umum di telinga masyarakat hingga yang jarang sekali diketahui.
Salah satu jenis fobia dalam bahasa Indonesia yang masih belum ramai dibicarakan istilahnya adalah fobia warna. Tak hanya satu, kini ada delapan kosakata fobia warna yang ada dalam KBBI. Kira-kira apa saja, ya? Yuk, disimak!
1. Pertama ada "eritrofobia", yakni fobia terhadap cahaya merah atau warna merah

2. Menurut KBBI, "klorofobia" merupakan fobia terhadap warna hijau

3. Fobia terhadap warna kuning kemerah-merahan atau warna jingga dikenal dengan "krisofobia"

4. Sedangkan istilah "kromofobia" merujuk kepada fobia terhadap warna tertentu

5. "Leukofobia" merupakan kecemasan yang sangat berlebihan terhadap warna putih

6. Selanjutnya ada "melanofobia", yaitu fobia terhadap warna hitam

7. Bisa menebak arti "porfirofobia"? Betul, fobia terhadap warna ungu

8. Di urutan paling akhir ada jenis "sianofobia" yang merupakan fobia terhadap warna biru

Seseorang pasti memiliki alasannya tersendiri mengapa bisa mengalami fobia tertentu. Oleh karena itu, kita tidak boleh meremehkan ketakutan yang diderita oleh orang lain apa pun macamnya, termasuk fobia terhadap warna-warna di atas.


















