Makassar, IDN Times - Kepolisian Resor Kolaka Utara terus mengupayakan pencarian tahanan yang kabur dari ruang tahanan. Hingga Sabtu (4/7/2026), polisi telah berhasil menahan kembali lima dari total sebelas tahanan yang melarikan diri.
Sebelumnya, sebelas tahanan itu kabur dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara pada Kamis (2/7/2026) dini hari. Aksi pelarian itu diduga dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan petugas jaga, sehingga para tahanan berhasil keluar dari sel dan melarikan diri.
Kapolres Kolaka Utara AKBP Todoan Gultom, satu tahanan menyerahkan diri pada Jumat malam (3/7/2026). Tahanan berinisial I datang ke Polres Kolaka Utara bersama keluarganya untuk menyerahkan diri. Polisi mengapresiasi langkah kooperatif keluarga yang membantu proses penegakan hukum.
“Kami dari Polres Kolaka Utara menyampaikan update terakhir perkembangan dalam proses pencarian kami. Hari ini tanggal 4 Juli 2026, kami berhasil mengamankan lima tahanan,” kata Todoan dalam keterangannya, Sabtu.
Menurutnya, pihak kepolisian menjamin seluruh tahanan yang kembali diamankan berada dalam kondisi aman dan selamat selama berada di ruang tahanan. “Pihak keluarga beserta tahanan menyerahkan diri. Jadi kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak keluarga I yang telah menyerahkan,” ujarnya.
Kapolres mengimbau keluarga enam tahanan yang masih buron agar mengikuti langkah serupa. Ia menilai kerja sama keluarga sangat membantu mempercepat proses pencarian sekaligus menghindari risiko yang tidak diinginkan. Todoan menegaskan, pihak kepolisian tetap mengedepankan pendekatan persuasif agar para tahanan yang kabur bersedia kembali tanpa perlawanan.
Saat ini tim gabungan Polres Kolaka Utara masih menyisir sejumlah titik yang diyakini menjadi lokasi persembunyian para tahanan. Polisi meyakini enam tahanan yang tersisa belum keluar jauh dari wilayah Kolaka Utara.
