Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

10 Film Horor Produksi Legacy Pictures Berhasil Tembus 1 Juta Penonton

10 Film Horor Produksi Legacy Pictures Berhasil Tembus 1 Juta Penonton
Film horor Legacy Pictures tembus satu juta (dok. Rapi Films / Siksa Kubur | dok. Legacy Pictures / Sebelum Iblis Menjemput)
Intinya Sih
  • Film "Siksa Kubur" telah meraih 2 juta penonton sejak tayang pada 11 April 2024.
  • Produksi oleh Rapi Films dan Legacy Pictures, perusahaan produksi film horor yang sukses secara finansial.
  • Legacy Pictures juga mempersiapkan beberapa film lainnya seperti "Sumala", "Menjelang Ajal", dan "The Architecture of Love".
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Siksa Kubur, saat ini sedang menjadi film terbaru Indonesia yang sedang ramai diperbincangkan. Telah cukup lama ditunggu-tunggu, Siksa Kubur langsung mengumpulkan 2 juta penonton lebih sejak tayang di 11 April 2024. Alur cerita utamanya sendiri, berpusat pada kisah seorang wanita yang ingin melihat langsung siksa kubur, dengan cara dikubur hidup-hidup bersama seseorang yang memiliki banyak dosa.

Selain di produksi Rapi Films, Siksa Kubur juga diproduksi oleh Legacy Pictures. Sebuah rumah produksi yang bisa terbilang baru, tetapi produktif dalam menghadirkan film-film unggulan hingga berhasil meraup banyak keuntungan. Beberapa film bergenre horor berhasil meraih kesuksesan, berikut daftar lengkap yang berhasil tembus jutaan.

1. Menjadi debut Jefri Nichol bermain horor, Jailangkung (2017) menembus angka 2,5 juta penonton di bawah arahan Jose Poernomo

Jailangkung (dok.  Screenplay Films / Jailangkung)
Jailangkung (dok. Screenplay Films / Jailangkung)

2. Berhasil mengumpulkan 1,4 juta, Jailangkung 2 (2018) menceritakan tentang teror dari hantu jahat Matianak, yang merasuki bayi baru lahir

Jailangkung 2 (dok. Legency Pictures / Jailangkung)
Jailangkung 2 (dok. Legency Pictures / Jailangkung)

3. Di bawah arahan Timo Tjahjanto, Sebelum Iblis Menjemput (2018) menembus 1,1 juta penonton. Film ini angkat cerita pesugihan dan sekte sesat!

Sebelum Iblis Menjemput (dok. Sky Media / Sebelum Iblis Menjemput)
Sebelum Iblis Menjemput (dok. Sky Media / Sebelum Iblis Menjemput)

4. Hadirkan sebuah ritual besar para pengabdi setan berlatar rumah susun, Pengabdi Setan 2: Communion (2022) tembus 6,3 juta penonton

Pengabdi Setan  (dok. Rapi Films / Pengabdi Setan)
Pengabdi Setan (dok. Rapi Films / Pengabdi Setan)

5. Angkat urban legend tentang hantu yang kerap menculik anak menjelang malam, Jailangkung: Sandekala (2022) tembus 1,5 juta penonton

Jailangkung: Sandekala (dok. Rapi Films / Jailangkung: Sandekala)
Jailangkung: Sandekala (dok. Rapi Films / Jailangkung: Sandekala)

6. Menjadi come backnya Amanda Manopo bermain film, Indigo: What Do You See? (2023) tembus satu juta di bawah arahan Rocky Soraya

Indigo (dok. Hitmaker Studios / Indigo)
Indigo (dok. Hitmaker Studios / Indigo)

7. Angkat cerita perselingkuhan berujung kematian, Sijjin (2023) merupakan hasil adaptasi film populer Turki yang menembus 1,9 juta

Sijjin (dok. Rapi Films / Sijjin)
Sijjin (dok. Rapi Films / Sijjin)

8. Angkat kisah nyata dari sebuah hotel angker, Panggonan Wingit (2023) hadirkan kutukan mati dalam waktu 3 hari yang tembus 1,8 juta penonton

Panggonan Wingit (dok. Hitmaker Studios / Panggonan Wingit)
Panggonan Wingit (dok. Hitmaker Studios / Panggonan Wingit)

9. Mengusung genre horor komedi, Agak Laen (2024) berhasil mengumpulkan 9 juta penonton, dengan cerita tentang teror di wahana rumah hantu

Agak Laen (dok. Imajinari / Agak Laen)
Agak Laen (dok. Imajinari / Agak Laen)

10. Digarap Joko Anwar, Siksa Kubur (2024) berani angkat isu sensitif seperti terorisme, perselingkuhan, hingga tentang pelecehan seksual

Siksa Kubur (dok. Rapi Films / Siksa Kubur)
Siksa Kubur (dok. Rapi Films / Siksa Kubur)

Tidak pernah berhenti untuk berkarya, Legacy Pictures juga telah mempersiapkan beberapa film lainnya. Ada Sumala, Menjelang Ajal, Temurun, Malam Pencabut Nyawa, hingga The Architecture of Love hasil adaptasi novel, berlatar kota New York.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More