Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KKB Kembali Bakar Sekolah, Polsek Homeyo Minta Penebalan Pasukan
SD Negeri Inpres Pogapa dibakar KKB, Rabu (1/5/2025). (IDN Times/Istimewa)
  • Kelompok KKB di Intan Jaya, Papua Tengah, kembali berulah dengan penyerangan dan pembakaran gedung sekolah.
  • Pembakaran terjadi dekat Polsek Homeyo, disertai bunyi letusan senjata api laras panjang dari KKB.
  • Aksi lanjutan KKB menghambat evakuasi jenazah Almarhum Alexander Parapak yang tertembak pada serangan sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Intan Jaya, IDN Times – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua Tengah, kembali berulah setelah kemarin, Selasa (30/4/2024), melakukan penyerangan Polsek Homeyo yang mengakibatkan seorang warga sipil tewas.

Kali ini, Rabu (1/5/2024) pagi, KKB melakukan aksi pembakaran gedung sekolah yang berlokasi cukup dekat dengan Polsek Homeyo.

Hal itu disampaikan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times pada Rabu siang.

"Gedung bagunan SD Negeri Inpres Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, dibakar oleh KKB wilayah Homeyo, pada Rabu, 1 Mei 2024, sekitar pukul 08.00 WIT," ujarnya.

1. Terdengar suara letusan senjata api

SD Negeri Inpres Pogapa dibakar KKB, Rabu (1/5/2025). (IDN Times/Istimewa)

Dikatakan, dalam aksi tersebut, juga terdengar bunyi letusan senjata api laras panjang dari kelompok KKB tersebut.

“Dapat kami menyampaikan bahwa lokasi pembakaran bangunan SD Negeri Inpres Pogapa tidak jauh dari Mapolsek Homeyo. Hanya berjarak kurang lebih 50 meter sehingga saat ini, aparat keamanan masih berjaga-jaga," jelas Bayu.

Berdasarkan laporan masyarakat, lanjut Bayu, diketahui KKB wilayah Homeyo, Intan Jaya yang melakukan aksi penyerangan ke Mapolsek Homeyo pada 30 april 2024 kemarin.

"Dan pembakaran gedung bangunan SD Negeri Inpres Pogapa dilakukan oleh kelompok Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu, pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya," ungkapnya.

2. Aparat ajak masyarakat jaga keamanan

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno. (IDN Times/Istimewa)

Pihaknya juga berharap adanya dukungan serta persan dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk berperan serta dalam menjaga kamtibmas di wilayah distrik homeyo dari ancaman KKB sehingga tercipta kedamaian ditengah-tengah masyarakat.

Kapolres Intan Jaya, AKBP Afrizal Asri, pun membenarkan bahwa telah terjadi aksi lanjutan oleh KKB.

"Tadi pagi, masih terjadi serangan lanjutan oleh KKB disertai dengan pembakaran gedung SD Inpres Pogapa Homeyo," tuturnya saat dikonfirmasi IDN Times via pesan WhatsApp.

3. Evakuasi jenazah korban penembakan di Polsek Homeyo terhambat

Korban tewas dalam penyerangan di Polsek Homeyo, Papua Tengah/Istimewa

Aksi lanjutan ini turut menghambat proses evakuasi jenazah Almarhum Alexander Parapak yang tertembak pada penyerangan Selasa (30/4/2024) kemarin.

"Belum (dievakuasi) karena belum ada pesawat dan heli sipil yang berani ke sana. Makanya kita minta bantu heli Polri dari Satgas Damai Cartenz untuk bisa evakuasi korban. Kita masih menunggu informasi kapan bisa dilakukan evakuasi korban tersebut," jelas Afrizal.

Disampaikan, akibat serangan yang terus-menerus dilakukan KKB, pihaknya pun telah menghubungi Polda Papua untuk meminta penambahan pasukan ke Polsek Homeyo.

"Kita sudah minta perkuatan pasukan kepada Kapolda Papua untuk mendukung kekuatan personel aparat keamanan yang ada di Polsek Homeyo. Situasi saat ini, masih rawan di seputaran Pogapa," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article