Telan Tiga Kekalahan Beruntun, Pelatih PSM Nyalakan Alarm Peringatan

- Para pemain PSM disebut kesulitan menjaga level permainan selama 90 menit.
- Antisipasi bola udara dan gugup dalam situasi tertekan jadi sorotan utama dalam dua laga terakhir.
- Kekalahan tiga kali secara beruntun menjadi alarm peringatan bagi PSM Makassar yang sedang menghuni papan tengah klasemen sementara.
Makassar, IDN Times - PSM Makassar kini berada dalam situasi sulit usai catatkan tiga kekalahan beruntun di BRI Super League 2025/2026. Tren positif yang sempat dibangun pada November lalu dengan raihan tiga kemenangan seketika sirna. Yang terbaru, Pasukan Ramang menelan kekalahan ketiga saat takluk 2-1 dari Borneo FC Samarinda pada Sabtu (3/1/2026).
PSM sempat unggul cepat pada menit ke-2 lewat gol Alex Tanque dan mendominasi jalannya babak pertama. Tapi, dominasi tersebut menguap setelah turun minum akibat hilangnya konsistensi permainan dan kebuntuan saat membangun serangan. Kekalahan ini membuat mereka turun ke peringkat 10 klasemen sementara.
1. Para pemain PSM disebut sang pelatih tidak bisa menjaga level permainan selama 90 menit

Pelatih kepala PSM, Tomas Trucha, menyebut ketidakmampuan anak asuhnya menjaga level permainan selama 90 menit sebagai akar masalah utama. Ini mengeluhkan hal tersebut selalu berulang sejak laga pekan ke-15 melawan Malut United, kemudian berlanjut ke partai tunda pekan ke-8 kontra Persib Bandung.
"Kami kesulitan main di level terbaik selama 90 menit. Tidak konsisten bermain bagus. Saat melawan Malut United dan Persib, kami juga tidak menunjukkan ini. Melawan Borneo FC kami punya dua atau tiga peluang gol. Namun kami tidak menyelesaikan peluang tersebut," ujarnya dalam sesi jumpa pers selepas duel versus Pesut Etam rampung.
2. Antisipasi bola udara jadi sorotan utama Tomas Trucha dalam dua laga terakhir

Tak cuma lini serang yang kurang menggigit, sektor pertahanan juga menunjukkan kelemahan dalam antisipasi bola udara. Dua gol balasan Borneo FC ke gawang Hilmansyah lahir melalui skema sundulan yang memanfaatkan skema bola mati, tepatnya dari situasi sepak pojok
PSM Makassar juga kecolongan dengan skema serupa saat kalah 1-0 di kandang Persib Bandung. Saat itu, striker Andrew Jung bisa dengan leluasa menyambut bola sepak pojok kiriman Thom Haye. Lebih jauh, sektor belakang yang masih kurang tenang dalam situasi tertekan juga berujung pada pelanggaran dan kartu kuning.
3. Pasukan Ramang mengusung misi wajib menang saat menjamu Bali United

Tiga kali kalah jelas menjadi alarm bahaya untuk Yuran Fernandes dan kawan-kawan. Tomas Trucha pun berjanji segera menyelesaikan masalah ini agar tidak berlarut-larut. "Karena kami sudah kalah tiga kali beruntun dan ini tidak baik untuk kami semua yang ada di tim ini," jelas sosok pelatih asal Republik Ceko tersebut.
Kini, PSM Makassar menatap laga krusial lainnya yakni melawan Bali United di Stadion Gelora B.J. Habibie Parepare, pada Jumat (9/1/2026) mendatang. Kemenangan dicanangkan saat menjamu Serdadu Tridatu sebagai harga mati demi memutus tren negatif, sekaligus mengerek posisi mereka di papan klasemen sementara.
















