Pesepakbola PSM Makassar, Park Jung-hwan (tengah) berusaha melewati dua pemain Persebaya Surabaya saat bertanding dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2009 di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta Makassar, Minggu (14/3/2010). (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Hanya bermain setengah musim, Shin Hyun-joon bermain 18 kali dan mengemas sepasang gol. Kendati tampil penuh trik di lapangan, kisah gelandang kelahiran 9 April 1983 itu kerap diberitakan atas tindakan indisipliner. Salah satunya, saat Shin secara diam-diam meninggalkan hotel tempat tim menginap saat babak 16 besar Piala Indonesia berlangsung di Jayapura, Mei 2010.
Absen tiga kali, si stopper jangkung Joo Ki-hwan tampil penuh dalam 14 partai putaran kedua. Sebiji gol turut ia sumbangkan, tepatnya dalam duel klasik kontra Persebaya Surabaya di pekan ke-24 (14 Maret 2010). Menjamu Bajul Ijo di Mattoanging, PSM menang 2-0. Joo bisa membuktikan bahwa di balik tubuh kurusnya, ia tetap bek tengah yang spartan.
Sedangkan Park Jung-hwan adalah "pembelian mendadak" lantaran masalah administrasi Oscar Aravena. Striker kelahiran Seoul, 14 Januari 1977 tersebut tampil di pekan ke-22 (6 Maret 2010). Ia butuh tiga pertandingan sebelum akhirnya mencetak gol. Tampil sebanyak 15 kali dalam semua ajang, Park melesakkan total enam gol. Masing-masing lima di LSI 2009/10 dan sebiji gol di Piala Indonesia.