Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kecewa Ditahan Imbang Persis, Pelatih PSM Sentil Mentalitas Pemain
Pesepak bola PSM Makassar Victor Luiz (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo Mijic (kedua kanan) pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/YU
  • PSM Makassar gagal meraih kemenangan di kandang setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persis Solo, meski sempat unggul lebih dulu lewat gol Yuran Fernandes.
  • Asisten pelatih Ahmad Amiruddin menyoroti penurunan intensitas permainan di babak kedua dan berencana melakukan evaluasi serius terkait mentalitas serta komitmen pemain.
  • Hasil imbang membuat PSM tetap tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara dengan 25 poin, hanya terpaut lima angka dari zona degradasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Kekecewaan mendalam dirasakan PSM Makassar usai gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Mereka ditahan imbang 1-1 oleh Persis Solo dalam laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu (4/4/2026) sore.

Asisten Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, memulai sesi konferensi pers usai pertandingan dengan permohonan maaf kepada seluruh pendukung. Menurutnya, hasil imbang ini sangat jauh dari target yang dicanangkan.

"Saya dan tim PSM Makassar memohon maaf kepada semuanya, karena hasil ini tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan," ujar Ahmad Amiruddin kepada awak media.

1. Intensitas permainan PSM Makassar justru menurun di babak kedua

Pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (ketiga kanan) berusaha menyudul bola untuk memasukan bola ke gawang Persis Solo pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/YU

Amiruddin menjelaskan bahwa secara taktik, rencana tim berjalan mulus pada paruh pertama. Agresivitas pemain Juku Eja sukses membuat mereka unggul lebih dulu sebelum turun minum lewat sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-18, manfaatkan sepak pojok kiriman Victor Luiz.

Namun, petaka justru muncul di babak kedua ketika intensitas permainan mulai merosot tajam. Puncaknya terjadi pada menit ke-65, saat tembakan striker Persis yakni Roman Paparyha menjebol gawang Hilmansyah.

"Dari kacamata kami tim pelatih, babak pertama sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kita bermain lebih menyerang, berusaha mencetak gol, dan masuk ke ruang ganti dengan situasi unggul. Tapi, babak kedua problem mulai terjadi, intensitas sudah mulai menurun," jelas Amiruddin.

2. Ahmad Amiruddin akan lakukan pembicaraan serius dengan para pemain

Pesepak bola Persis Solo Van Djin (tengah) berusaha merebut bola dari pesepak bola PSM Makassar Dzaky Asraf (kiri) pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/YU

Upaya tim pelatih untuk melakukan penyegaran melalui pergantian pemain ternyata tidak berjalan efektif. Kelengahan di lini pertahanan justru berujung pada gol penyeimbang dari kubu lawan. Terlebih Amiruddin menyebut gol tersebut lahir dari kesalahan pemain sendiri.

Lebih jauh, coach Amiruddin memberii teguran keras terkait komitmen para pemain di atas lapangan. Ia berencana melakukan pembicaraan serius di internal tim untuk memastikan setiap pemain memberikan kemampuan maksimalnya demi hindarkan tim dari zona degradasi.

"Mungkin saya akan berbicara ke pemain, ini soal mentalitas. Apakah kita mau memberikan lebih ke PSM atau sekadar menjalankan kewajiban," tegas pelatih kelahiran Bone tersebut.

3. Pasukan Ramang masih tertahan di peringkat 13 klasemen sementara

Pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (depan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawan Persis Solo pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/YU

Senada dengan pelatihnya, pemain muda PSM yakni Dzaky Asraf juga menyampaikan penyesalannya. Ia menyadari bahwa suporter yang memadati stadion sangat mengharapkan kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi.

"Saya juga ingin meminta maaf karena hasil yang kita inginkan tidak maksimal. Penonton dan suporter pasti menginginkan tiga poin, tapi kita mendapatkan hasil seri. Kita akan fokus ke laga selanjutnya dan latihan lebih keras lagi," ungkap Dzaky dalam kesempatan terpisah.

PSM Makassar belum beranjak dari peringkat ke-13 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 25 poin, hanya berjarak 5 angka dari zona degradasi. Selanjutnya, mereka akan melawat ke markas PSIM Yogyakarta yakni Stadion Sultan Agung Bantul pada Jumat (10/4/2026) pekan depan.

Editorial Team