Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir Kartu Lawan Bali United, Pelatih Minta Pemain PSM Kendalikan Diri

antarafoto-bali-united-kalahkan-psm-makassar-1768029100 (1).jpg
Pesepak bola Bali United Kadek Arel (kanan) dan Mustafic (kiri) berusaha merebut bola dari Pesepak bola PSM Makassar Alex Tank (tengah) pada pertandingan BRI Super League di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (9/1/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/tom.
Intinya sih...
  • PSM mendapat 5 kartu kuning dan 2 kartu merah dalam laga melawan Bali United.
  • Jadi alarm bahaya sebab Juku Eja kantongi 15 kartu kuning dalam 3 laga terakhir.
  • Karena kartu merah, praktis lini belakang dan tengah kekurangan opsi pengisi untuk duel pekan ke-18.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 antara PSM Makassar meawan Bali United sisakan banyak catatan evaluasi bagi kubu tuan rumah. Tidak hanya kehilangan poin penuh, Juku Eja juga harus kehilangan dua pemain pentingnya akibat banjir kartu.

Dalam partai yang berlangsung di Stadion B.J. Habibie Parepare pada Jumat (9/1/2025) malam kemarin itu, total ada 5 kartu kuning dan 2 kartu merah yang dihadiahkan wasit kepada pemain PSM. Kartu merah sendiri masing-masing diberikan pada Syahrul Lasinari usai dua kali mendapat kartu kuning, serta Ananda Raehan Alief di masa injury time lantaran sikutannya ke wajah gelandang Made Tito.

1. PSM mendapat lima kartu kuning dan dua kartu merah

antarafoto-bali-united-kalahkan-psm-makassar-1768029245.jpg
Wasit memberikan kartu merah kepada pesepak bola PSM Makassar Syahrul Lasinari (kiri) saat bertanding melawan Bali United pada laga BRI Super League di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (9/1/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/tom.

Menanggapi situasi tersebut, pelatih kepala Tomas Trucha menepis anggapan bahwa timnya memiliki masalah disiplin. Menurutnya, rentetan kartu adalah dampak dari agresivitas tinggi para pemain yang amat berambisi memenangkan pertandingan demi memutus rentetan hasil buruk.

"Kalian bisa lihat kita berusaha memenangkan pertandingan ini dengan segala kondisi yang ada. Mungkin kita lebih agresif daripada yang seharusnya. Dan itulah yang terjadi. Kartu merah pertama yang diberikan kepada Syahrul Lasinari saya pikir terlalu cepat. Saya pikir ini cara wasit untuk mengendalikan jalannya pertandingan," jelasnya dalam sesi jumap pers selepas laga berakhir.

2. Alarm bahaya, Juku Eja kantongi 15 kartu kuning dalam tiga laga terakhir

antarafoto-borneo-fc-samarinda-kalahkan-psm-makassar-1768029296.jpg
Pesepak bola Borneo FC Samarinda Mariano Peralta (kanan) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Aloisio Soares Neto (kiri) dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (3/1/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.

Namun, ini menjadi masalah yang terus terulang dalam tiga pertandingan beruntun. Saat takluk 0-1 di kandang Persib Bandung, PSM mengantongi total lima kartu kuning. Dan saat kalah 2-1 melawan Borneo FC di Segiri, Juku Eja lagi-lagi mendapat lima kartu kuning. Alhasil, mereka sudah mengoleksi 15 kartu kuning hanya dalam 3 pertandingan saja. Tak pelak, fokus dan ketengan menjadi isu yang harus segera diselesaikan jelang putaran kedua kompetisi.

"Kita juga harusnya lebih mengontrol situasi, kapan harus menyerang dan datang menekan lawan. Kita tidak melakukan ini. Saat mendapat kartu kuning pertama, harusnya pemain bisa terpikir untuk mengendalikan diri agar tidak mendapat yang kedua. Dan ini sesuatu yang harus kita sampaikan kepada para pemain di laga-laga selanjutnya," jelas Trucha.

3. Jadi kekurangan opsi di lini belakang dan tengah

antarafoto-bali-united-kalahkan-psm-makassar-1768029361 (1).jpg
Pesepak bola Bali United Joao Ferrari (kanan) menahan pergerakan pesepak bola PSM Makassar Victor Dethan (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (9/1/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/tom.

Karena kartu merah, praktis lini belakang dan tengah kekurangan opsi pengisi untuk duel pekan ke-18 melawan tim promosi Persijap Jepara pada 24 Januari mendatang. Syahrul Lasinari dan Ananda Raehan dipastikan terkena skorsing larangan bermain sebanyak satu pertandingan sesuai dengan regulasi kompetisi yang berlaku.

PSM Makassar saat ini berada di peringkat 10 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan perolehan 19 poin, hasil dari empat kali menang dan tujuh kali imbang. Mereka saat ini ditempel oleh Persik Kediri di posisi 11, serta Arema FC Malang (peringkat 12) yang terpaut satu angka saja.

Share
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest Sport Sulawesi Selatan

See More

Banjir Kartu Lawan Bali United, Pelatih Minta Pemain PSM Kendalikan Diri

10 Jan 2026, 15:21 WIBSport