Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Alasan Eks PSM Reza Arya Pilih Persebaya, Keluar dari Zona Nyaman
Mantan kiper PSM Makassar, Reza Arya Pratama, saat diperkenalkan sebagai rekrutan baru Persebaya Surabaya pada 17 Juni 2026. (dok. Ofisial Persebaya Surabaya)
  • Reza Arya resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya setelah meninggalkan PSM Makassar, menjadi salah satu dari enam rekrutan baru untuk musim 2026/2027.
  • Ia memilih Persebaya karena proyek masa depan dan target klub yang dinilai jelas serta ambisius dalam membangun skuad kompetitif di Liga 1.
  • Reza termotivasi keluar dari zona nyaman, tertantang bermain di klub besar dengan suporter fanatik, dan bertekad membawa prestasi tinggi bagi Green Force.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times – Setelah berpisah dengan PSM Makassar, Reza Arya Pratama diperkenalkan sebagai rekrutan baru Persebaya Surabaya pada Rabu (17/6/2026) kemarin. Ia menjadi salah satu dari 6 rekrutan baru klub jelang musim kompetisi musim 2026/2027.

Langkah ini menandai sejarah baru dalam karier sepak bola sang penjaga gawang. Untuk pertama kalinya, kiper berusia 26 tahun tersebut memutuskan merantau dan bermain di luar Sulawesi. Tim asuhan Bernardo Tavares itu menunjukkan keseriusan dengan mengikat kiper juara Liga 1 2022/2023 ini lewat kontrak jangka panjang.

1. Proyek masa depan dan target Persebaya yang dianggap sangat jelas

Pesepak bola Persebaya Surabaya Bruno Moreira (kiri) menendang bola yang gagal dihalau penjaga gawang Persik Kediri Husna Al Malik (kanan) saat pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/agr

Alasan utama Reza Arya menerima pinangan manajemen Bajol Ijo adalah ambisi besar klub menghadapi musim baru. Komitmen Persebaya menyusun kedalaman skuad menjadi daya tarik yang sulit ditolak oleh sang pemain. Reza menilai tim barunya memiliki bekal mumpuni untuk bersaing di papan atas.

"Saya melihat Persebaya memiliki proyek dan target yang sangat jelas untuk musim depan. Itu menjadi salah satu alasan yang membuat saya antusias menerima tawaran ini," ungkap Reza seperti dikutip dari situs resmi klub.

2. Tertantang keluar dari zona nyaman dan meningkatkan level karier

Mantan kiper PSM Makassar, Reza Arya Pratama, saat diperkenalkan sebagai rekrutan baru Persebaya Surabaya pada 17 Juni 2026. (dok. Ofisial Persebaya Surabaya)

Sepanjang karier profesionalnya, Reza menghabiskan sebagian besar waktu bersama Akademi hingga tim utama PSM Makassar. Bergabung dengan Persebaya dianggap sebagai cara menguji mentalitas di lingkungan baru. Sadar bermain untuk klub sebesar Persebaya memiliki konsekuensi tinggi, ia menjadikan hal tersebut sebagai motivasi.

"Bagi saya, bergabung dengan Persebaya adalah langkah maju. Tentu ada tantangan besar. Jika tampil baik, kesempatan berkembang semakin terbuka. Sebaliknya, ketika performa menurun, kritik pasti datang. Namun, itu hal wajar dalam sepak bola profesional," tambah Reza.

3. Sejarah klub diakui menjadi salah satu daya tarik Reza Arya untuk menyeberang ke Surabaya

Aksi kiper PSM Makassar, Reza Arya Pratama, dalam laga pekan pertama BRI Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion BJ Habibie Parepare pada 8 Agustus 2025. (Instagram.com/psm_makassar)

Sama seperti PSM, Persebaya adalah klub legendaris di Indonesia. Keberadaan suporter militan diakui Reza sebagai pembakar semangatnya. Sejak hari pertama bergabung, Reza bahkan langsung memasang target tinggi demi memberikan pembuktian kepada pendukung Green Force.

"Ini adalah salah satu klub terbesar di Indonesia, dengan basis suporter yang luar biasa besar dan loyal. Target utama saya tentu membantu Persebaya meraih prestasi setinggi mungkin dan memberikan hadiah istimewa kepada Bonek dan Bonita," pungkas pemilik postur 1,85 meter tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article