Comscore Tracker

[KLASIK] Ketika Mattoanging Masih Pentaskan Laga Internasional

Pernah disambangi sejumlah tim besar asal Asia Timur

Makassar, IDN Times - Rencana renovasi besar-besaran Stadion Andi Mattalatta Mattoanging memunculkan optimisme banyak pihak. Selain demi memberi kandang yang "layak" bagi PSM, publik berharap Makassar bisa menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola tingkat internasional.

Mereka rupanya jengah dengan fakta bahwa Juku Eja harus mengungsi ke ibu kota sepanjang dua edisi AFC Cup. Ini lantaran Mattoanging dianggap tak penuhi standar untuk menghelat laga Asia. Alhasil dukungan berkurang drastis.

Selain itu, Mattoanging versi baru diharap bisa dipilih PSSI menjadi tempat Timnas menjamu tamunya. Jika yang senior terlalu muluk-muluk, U-23 atau U-19 pun dirasa sudah cukup. Jangan ragukan fanatisme Kota Daeng untuk urusan mendukung Merah Putih.

Menilik sejarah, arena berkapasitas 15 ribu orang itu sudah pernah mengadakan sejumlah laga internasional. Ada yang resmi, ada pula yang sekadar uji coba. Berikut IDN Times mengajak pembaca mengingat lagi memori membanggakan tersebut.

1. AFC Champions League (2001, 2004 dan 2005)

[KLASIK] Ketika Mattoanging Masih Pentaskan Laga InternasionalPSM Makassar saat menjadi tuan rumah perempatfinal AFC Asian Club Championship (Kejuaraan Antarklub Asia, cikal bakal AFC Champions League) 2000/01. (Instagram.com/memori_psm)

Ketika PSM tampil di Kejuaraan Antarklub Asia 2000/01, AFC menunjuk Mattoanging sebagai tuan rumah Babak 8 Besar Zona Asia Timur. Bukan main, tim besar seperti Jubilo Iwata (Jepang), Suwon Bluewings (Korea Selatan) dan Shandong Luneng (China) mencicipi fanatisme publik Makassar.

Perbaikan dilakukan agar memenuhi standar kelayakan meski hanya sebagian kecil. Mulai dari penambahan lampu penerangan, ruang ganti, ruang wasit serta toilet. Arena yang resmi beroperasi pada 6 Juli 1957 itu dipoles dengan baik demi mendongkrak citra Kota Daeng.

Mattoanging kembali menjadi kandang PSM untuk AFC Champions League 2004. Tergabung dalam Grup F, anak asuh Miroslav Janu berjumpa Dalian Shide (China), Krung Thai Bank (Thailand) serta Hoang Anh Gia Lai (Vietnam).

Terakhir kali venue PON VI itu menghelat laga Asia yakni AFC Champions League 2005. Mereka yang melawat ke Makassar antara lain Shandong Luneng (kali kedua), Yokohama F. Marinos (Jepang) dan BEC Tero Sasana (Thailand).

2. Timnas Indonesia U-23 di Pra-Olimpiade Beijing Zona Asia (2007)

[KLASIK] Ketika Mattoanging Masih Pentaskan Laga InternasionalSejumlah pemain Timnas U-23 melakukan pemanasan di Stadion Andi Mattalatta Makassar jelang hadapi Vietnam (Rabu, 14/3/2007) dalam lanjutan kualifikasi Olimpiade Beijing 2008. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Pada matchday kedua Grup C Pra-Olimpiade Beijing 2008 Zona Asia, Mattoanging didapuk sebagai tempat Timnas U-23 menjamu Vietnam. Alasannya, SUGBK sedang dipugar jelang Piala Asia 2007. Maka federasi memutuskan kandang PSM (waktu itu) dianggap paling layak untuk laga internasional.

Kedatangan Garuda Muda ke Makassar disambut antusias. Sejumlah fasilitas dibenahi selama satu pekan, antara lain ruang media, rumput lapangan, penerangan stadion, toilet hingga pengecetan ulang. Sebanyak 605 petugas keamanan juga dikerahkan pada Hari H.

Partai yang dihelat pada Rabu, 14 Maret 2007, ini disaksikan oleh 13 ribu pasang mata. Sayang, tak ada sorak-sorai kemenangan anak asuh Ivan Venkov Kolev. Vietnam menang dengan skor tipis 0-1, berkat gol tunggal Le Cong Vinh di menit ke-76. 

Baca Juga: [KLASIK] 3 Klub Sulawesi Pesaing PSM Makassar di Ligina 2007

3. Turnamen Pra-musim Supercup Asia (2018)

[KLASIK] Ketika Mattoanging Masih Pentaskan Laga InternasionalPesepakbola bola PSM Makassar, Bruce Djite (tengah) berusaha melewati pesepakbola Home United (Singapura), Camara Sirina (kiri) dan Abdil Qaiyyim Bin A. Mutalib (kanan) dalam laga Super Asia Cup 2018 di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (19/1/2018) malam. PSM menang dengan skor 4-0 (2-0). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Lebih dari satu dekade tak disambangi oleh tim luar, kesempatan itu kembali datang pada awal tahun 2018. PSM mengadakan turnamen pra-musim bertajuk Super Cup Asia di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging.

Selain Pasukan Ramang sebagai tuan rumah, tiga klub turut diundang untuk ikut ambil bagian. Mereka adalah Adelaide United U-20 (Australia), MND FC (Kamboja) dan Home United (Singapura).

Berlangsung dengan format knock-out, anak asuh Robert Rene Alberts berhasil menjadi juara. Wiljan Pluim cs berturut-turut menekuk Home United (4-0) kemudian MND FC (3-0) di laga pamungkas.

Baca Juga: [KLASIK] Kontribusi PSM Makassar di Panggung Piala Asia 2007

Topic:

  • Ach. Hidayat Alsair
  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya