Comscore Tracker

Reza Ali Panaskan Bursa Kandidat Ketua KONI Sulsel

Reza mengaku didukung sejumlah pimpinan cabang olahraga

Makassar, IDN Times - Eks Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) A Reza Rasyid Ali mengungkapkan keinginannya mencalonkan diri sebagai ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan periode 2022-2026.

Kepengurusan KONI Sulsel akan berakhir pada Maret 2022, seiring digelarnya Musyawara Olahraga Provinsi (Musprov) untuk pemilihan ketua dan pengurus yang baru. Pendaftaran bakal calon ketua umum akan dibuka 14-18 Februari 2022.

Reza Ali menyataka ingin mencalonkan diri karena miris melihat capaian kontingen Sulsel pada dua ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) teranyar, yakni di Jawa Barat tahun 2016 dan Papua 2021. Di dua ajang itu, Sulsel cuma menempati peringkat 12 dan 11 perolehan mendali.

"Saya ikuti perkembangan olahraga di Sulsel. Dua PON terakhir Sulsel tak pernah lagi berada di posisi yang bagus. Prestasi kita merosot. Saya terpanggil untuk mengembalikan kejayaan prestasi olahraga Sulsel," ujar Reza dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/1/2022).

Baca Juga: Didukung 36 Cabor, Ahmad Susanto Hampir Pasti Jadi Ketua KONI Makassar

1. Reza klaim banyak cabor memintanya maju sebagai calon

Reza Ali Panaskan Bursa Kandidat Ketua KONI SulselIlustrasi gelanggang olahraga. IDN Times/Galih Persiana

Reza mengklaim dia banyak didukung pengurus cabang olahraga, yang memintanya untuk mencalonkan diri. Dia menyatakan niatnya tanpa disertai kepentingan lain. Sejauh, dukungan diklaim datang dari 16 KONI kabupaten/kota se-Sulsel ditambah 18 cabang olahraga.

"Sekali lagi saya tegaskan saya ingin maju pada Musorprov KONI Sulsel dengan tujuan ingin memajukan olahraga Sulsel," ucapnya.

Selain mantan Ketua Partina, Reza juga pernah memimpin kepengurusan di sejumlah cabor. Di antaranya, menjadi Pengurus Daerah (Pengda) Pertina Sulsel. Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur PSM selama dua musim.

2. Reza Ali diangga layak pimpin KONI Sulsel

Reza Ali Panaskan Bursa Kandidat Ketua KONI SulselIlustrasi: Atlet Sepak Takraw Putri Sulawesi Tengah berlatih serius di GOR Trikora Uncen, Sabtu (25/9). Dok. PB PON XX PAPUA/foto Ronald Sandewa

Terpisah, Sekertaris Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sulsel, Andi Langgau Gusri menyambut baik sikap Reza Ali yang siap maju menakhodai KONI Sulsel. Menurutnya selain berpengalaman, Reza juga bersedia berkorban dan punya jaringan luas baik.

"Punya komitmen besar dalam memajukan olah raga Sulsel yang tengah terpuruk. Pak Reza memiliki visi akan membawa olahraga Sulsel menempati nomor terhormat lima besar secara nasional pada PON XXI," kata Andi Langgau.

Hal senada diungkapkan, Sekertaris Umum Asprov PSSI Sulsel Ahmadi dan Pengurus Pengprov Pertina Sulsel Muh Tawing. Bagi mereka, sosok Reza diyakini membawa semangat baru Sulsel meraih prestasi dalam ajang olahraga, baik tinggkat lokal, nasional hingga internasional.

"Kami sangat merasakan saat beliau memimpin Pertina Pusat. Cabor tinju benar-benar maju. Bahkan salah satu petinju Sulsel (Dufri Masihor) meraih medali emas SEA Games 1997," ucap Tawing.

3. Penjaringan calon ketua segera dimulai

Reza Ali Panaskan Bursa Kandidat Ketua KONI SulselKetua KONI Sulsel Ellong Tjandra. Dok. IDN Times/Istimewa

Saat ini KONI Sulsel dipimpin Ellong Tjandra, yang menjabat untuk periode 2017-2021 dan diperpanjang karena alasan pandemik COVID-19. Jelang masa jabatan berakhir, Ellong sudah menemui Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, untuk melaporkan rencana Musroprov KONI Sulsel Maret mendatang.

Sebagai bagian dari tahapan Musorprov, KONI Sulsel akan membuka proses penjaringan bakal calon ketua. Tim penjaringan dipimpin mantan Ketua KPU Sulsel, Mappinawang.

Bagi bakal calon Ketua KONI Sulsel ada sejumlah persayaratan yang wajib dipenuhi. Di antaranya mendapat rekomendasi tertulis minimal 10 anggota KONI Sulsel yang sah. Terdiri terdiri dari tutuh unsur induk cabang olahraga (Cabor) atau induk organisasi keolahragaan fungsional. Selebihnya minimal mendapat tiga surat dukungan dari KONI kabupaten/kota. Syarat lainnya berdomilisi tetap di Sulawesi Selatan yang dibuktikan dengan KTP dan KK yang sah.

Baca Juga: Para Atlet Sulsel Peraih Medali Emas di PON Papua

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya