Comscore Tracker

Danny Pomanto Pastikan Maju Lewat Parpol di Pilkada Makassar 2020

Ia menyatakan sikap secara terbuka di depan partai pendukung

Makassar, IDN Times - Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto memastikan bakal maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 lewat jalur partai politik. Dia sekaligus menampik wacana pencalonan jalur perseorangan, seperti  yang ditempuh di Pilkada 2018 lalu.

Sikap tersebut ditegaskan Danny Pomanto dalam Musyawarah Rakyat, di Gedung Celebes Convention Center (CCC), Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (22/2).

"Sudah saya putuskan tadi, rakyat meminta untuk saya maju melalui jalur partai. Itu rakyat yang meminta makanya saya siap maju melalui dukungan partai," kata Wali Kota Makassar periode 2014-2019.

Baca Juga: Pilkada Makassar 2020 Kemungkinan Tanpa Calon Perseorangan

1. NasDem resmi serahkan rekomendasi dukungan ke Danny Pomanto

Danny Pomanto Pastikan Maju Lewat Parpol di Pilkada Makassar 2020Danny Pomanto dalam Musyawarah Rakyat di CCC Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan

Dalam forum musyawarah akbar itu, Partai NasDem, melalui Sekertaris DPW NasDem Sulawesi Selatan, menyerahkan langsung rekomendasi persetujuan sekaligus dukungan kepada Danny Pomanto, untuk maju dalam Pilkada Kota Makassar.

Danny yakin, kekuatan partai bisa membawanya memenangkan perolehan suara terbanyak sebagai calon kepala daerah nanti.

"Insya Allah kita bersama rakyat, bersama dukungan partai khususnya NasDem untuk maju bersama-sama dan membawa Makassar menjadi dua kali tambah baik," ujar Danny.

2. Soal kandidat wakil, Danny menyerahkan kepada koalisi partai pengusung

Danny Pomanto Pastikan Maju Lewat Parpol di Pilkada Makassar 2020Danny Pomanto dalam Musyawarah Rakyat di CCC Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan

Danny mengaku, dukungan partai menjadi spirit baginya agar mampu bekerja lebih keras dalam perjalanan menuju Pilkada Makassar.  Meski, hingga saat ini, dia belum sama sekali menentukan siapa yang akan berperan mendampinginya sebagai kandidat wakil wali kota.

Danny, menyerahkan keputusan tersebut melalui partai pendukung dan pengusung yang tergabung dalam koalisi nanti.

"Untuk wakil saya serahkan semuanya kepada partai koalisi. Tunggu tanggal mainnya saja. Karena saya tidak bisa tentukan. Intinya semua keputusan saya serahkan kepada partai," imbuh Danny.

Di sisi lain lanjut Danny, dia juga tidak menutup pintu jika terdapat partai-partai lain yang ingin mendukung dan mengsungnya. Sejauh ini disebutkan Danny sejumlah partai, telah memberikan sinyal untuk berkoalisi dengannya. Di antaranya, Partai Golkar, PPP, Demokrat dan PDIP.

"Kalau sinyal jelas. Saya juga sering, intens komunikasi membangun pembicaraan dengan mereka (petinggi partai). Insya Allah dukungan dari mereka kita masih harapkan," ucap Danny.

3. NasDem buka pintu koalisi untuk mendukung Danny Pomanto

Danny Pomanto Pastikan Maju Lewat Parpol di Pilkada Makassar 2020Danny Pomanto dalam Musyawarah Rakyat di CCC Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan

Musyawarah Rakyat Danny Pomanto, dihadiri sejumlah elit partai. Selain Syaharuddin Alrif dan Rachmatika Dewi dari NasDem, beberapa di antaranya seperti, Nurdin Halid dan Farouk M Beta dari Golkar Sulsel, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, Adi Rasyid Ali dari Demokrat Sulsel dan Andi Suhada dari PDIP Makassar.

Di hadapan para elit politik partai, Syaharuddin Alrif menegaskan, pihaknya membuka ruang bagi partai-partai lainnya yang ingin bergabung dalam koalisi dan memenangkan Danny Pomanto di pilkada.

Dengan catatan ditegaskan Syaharuddin, partai pendukung tidak berkhianat. "Kita tetap membuka pintu untuk koalisi. Jangan main dua kaki. Jangan mengkhianati apa yang telah diperjuangkan bersama, jangan setengah-setengah sebelum nanti kita tendang keluar dari koalisi ini," tegasnya.

Syaharuddin juga meminta agar seluruh jajaran partai NasDem, bergerak berjuang bersama-sama untuk kemenangan Danny Pomanto sebagai Wali Kota Makassar periode mendatang.

Baca Juga: Diulang karena Tanpa Pemenang, 6 Fakta Pilkada Makassar 2020    

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya