Pj Wali Kota Makassar Sampaikan 5 Tantangan Pangan

Tantangan pangan jadi perhatian serius pemerintah

Makassar, IDN Times - Kedaulatan dan kemandirian pangan merupakan salah satu agenda besar Pemerintah Kota Makassar di bidang ketahanan pangan. Pemerintah menilai ada lima hal penting yang menjadi tantangan bagi kedaulatan dan kemandirian pangan.

Hal itu disampaikan Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dalam rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Makassar di Hotel La'riz, Kamis (28/11).

1. Iqbal minta lima tantangan pangan harus diperhatikan

Pj Wali Kota Makassar Sampaikan 5 Tantangan PanganIDN Times/Asrhawi Muin

Iqbal menyebutkan kelima tantangan yang dimaksud adalah; produksi dan pasokan, infrastruktur, ketersediaan pembiayaan bagi pemasok, distribusi, hingga struktur pasar.

Menurut Iqbal, kelima hal tersebut merupakan hal paling mendasar untuk menjamin ketersediaan pangan. "Lima tantangan itu harus lebih diperhatikan demi tercapainya kedaulatan dan kemandirian pangan," ujar Iqbal dalam pidato sambutannya.

2. Pola konsumsi juga harus ditingkatkan

Pj Wali Kota Makassar Sampaikan 5 Tantangan PanganIDN Times/Aan Pranata

Selain itu, kata Iqbal, pola konsumsi masyarakat dalam kemandirian pangan juga harus dikembangkan tidak hanya pada karbohidrat namun juga harus asupan protein seperti padi-padian, ikan, kacang-kacangan juga harus ditingkatkan.

"Karena asupan protein yang berasal dari ikan oleh masyarakat Indonesia menjadi sangat penting," lanjut Iqbal.

Maka dari itu, Iqbal menekankan pentingnya peningkatan konsumsi ikan dan peningkatan produksi ikan, baik di laut (kemaritiman) maupun di darat (budidaya ikan tambak) untuk menuju kedaulatan dan kemandirian pangan.

Baca Juga: Demi Jaga Kebersihan Pasar, Pj Wali Kota Iqbal Edukasi Pedagang

3. Pemerintah siapkan 10 ton cadangan beras

Pj Wali Kota Makassar Sampaikan 5 Tantangan PanganIDN Times/Aan Pranata

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Sri Susilawati mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 10 ton beras cadangan sebagai salah satu langkah antisipasi untuk penanganan kelangkaan pangan jika sewaktu-waktu terjadi hal yang mendesak.

"Kita punya cadangan 10 ton beras, untuk ketersedian pangan, untuk kapan pun, jika terjadi bencana seperti banjir, gempa bumi dan semua hal yang bersifat urgent, baru akan dimanfaatkan," katanya.

Sementara sebagai langkah antisipasi ketersediaan pangan harian, pemerintah rutin melakukan pemeriksaan pasokan pangan seperti operasi pasar, baik di pasae tradisional maupun di pasar modern.

Baca Juga: Ombudsman: Pj Wali Kota Makassar Bisa Dinonaktifkan

Topik:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya