Comscore Tracker

Distribusi Logistik Pilkada Makassar Dimulai Paling Lambat H-3

KPU khawatir gudang penyimpanan di kecamatan tidak siap

Makassar, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar hingga kini belum mendistribusikan logistik pilkada, jelang hari pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang.

Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar mengatakan pihaknya masih menunggu meskipun sudah ada ancang-ancang untuk pendistribusian. Yang jelas, pendistribusian akan segera dilakukan. 

"Kalau surat suara kan paling lambat na AQnti H-3 pasti kita distribusikan," kata Gunawan Mashar via telepon, Selasa (1/12/2020).

1. Logistik masih tersimpan di gedung CCC

Distribusi Logistik Pilkada Makassar Dimulai Paling Lambat H-3Logistik Pilkada Makassar 2020. IDN Times/Sahrul Ramadan

KPU Makassar, kata Gunawan, belum mendistribusikan logistik karena mempertimbangkan kesiapan gudang penyimpanan di kecamatan. Meskipun kecamatan juga mempunyai gudang, tapi KPU menimbang untuk sementara memusatkan logistik di gedung CCC, Jalan Metro Tanjung Bunga. 

"Di Makassar juga jarak tempat penyimpanan kami dengan semua kecamatan tidak terlalu jauh. Jadi menyimpannya agak lama juga di CCC tidak ada masalah sebenarnya," katanya.

Gunawan mengatakan proses pengepakan logistik kemungkinan besar dilakukan di CCC. Ketika semua logistik sudah terkepak dalam kotak, maka logistik pun siap didistribusikan. 

"Jadi yang masuk dalam kotak itu sudah masuk dalam kotak saat didistribusikan. Sementara yang di luar dari kotak itu memang tidak masuk dan nanti akan kita distribusikan bersama dengan distribusi kotak suara," kata Gunawan. 

2. Logistik yang tiba sudah 80 persen

Distribusi Logistik Pilkada Makassar Dimulai Paling Lambat H-3Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 (IDN Times/Arief Rahmat)

Sejauh ini, logistik untuk Pilkada Makassar yang sudah tiba sebanyak 80 persen. Logistik itu sudah termasuk logistik teknis yang umum dalam pemilihan dan yang berkaitan dengan protokol kesehatan COVID-19.

Keputusan KPU untuk menyimpan semua logistik di CCC, kata Gunawan, juga sebagai bentuk antisipasi mengingat pilkada digelar saat musim hujan. 

"Makanya itu juga yang jadi pertimbangan kenapa tidak langsung didistribusikan. Pertimbangan juga kenapa kami memilih CCC karena luas. Kemudian, dibanding gudang lain kan saya kira tidak ada kebocoran," kata Gunawan.

Itulah sebabnya KPU tak ingin terburu-buru mendistribusikan logistik. Sebab dikhawatirkan gudang-gudang di kecamatan belum siap menampung, apalagi jika terjadi kebocoran atap ruang penyimpanan atau banjir akibat hujan lebat. 

"Dalam artian bukan hanya persoalan kapasitas saja tapi juga persoalan amannya gudang itu, apakah tidak bocor, apakah tidak ada serapan air, kemungkinan untuk banjir dan sebagainya," kata Gunawan.

Baca Juga: Beredar Hoaks Hasil Survei Paslon Pilkada Makassar, Ini Penjelasan KPU

3. Distribusi ke daerah pulau menunggu logistik lengkap

Distribusi Logistik Pilkada Makassar Dimulai Paling Lambat H-3Antara FOTO/Aditya Pradana Putra

Untuk daerah kepulauan, seperti Kecamatan Sangkarrang, Gunawan mengatakan sudah ada formulasi pengirimannya. Karena berada di tempat yang jauh, maka KPU menunggu kelengkapan logistik sebelum didistribusikan.

"Kalau Sangkarrang setiap event pemilu pasti semua logistiknya kita tunggu dulu. Lengkap semua baru kita pasok semuanya sekaligus. Beda dengan kecamatan lain yang bertahap mungkin nanti berangsur-angsur karena dekat," kata Gunawan.

Baca Juga: KPU Makassar Bakal Musnahkan 7.790 Surat Suara

Topic:

  • Ashrawi Muin
  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya