TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Tito Sebut Sudirman Segera Jadi Gubernur Sulsel

"Sistem harus tetap berjalan," kata Mendagri

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman saat memimpin rapat monitoring COVID-19 di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (29/6/2022). IDN Times/Istimewa

Makassar, IDN Times – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberi isyarat bahwa Andi Sudirman Sulaiman segera menjadi Gubernur Sulawesi Selatan definitif. Sudirman, Wakil Gubernur, kini menjabat Plt Gubernur menggantikan Nurdin Abdullah yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tito menyampaikan itu saat memberi pengarahan kepada jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel di Kantor Gubernur, di Makassar, Rabu (21/4/2021).

“Saya sebut saja Pak Gubernur, karena tinggal tunggu definitifnya. Karena sudah memegang pucuk pimpinan,” kata Tito dikutip dari Antara, Rabu.

Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, wakil gubernur akan ditetapkan sebagai gubernur definitif jika gubernur yang bermasalah hukum telah ditetapkan sebagai terpidana. Prosesnya, DPRD lebih dulu mengusulkan kepada Presiden melalui Kemendagri.

Baca Juga: Sudirman Berpeluang Jadi Gubernur Sulsel Definitif, Ini Mekanismenya

1. Mendagri mendukung Sudirman pimpin roda pemerintahan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Surabaya, Jumat (26/6). IDN Times/Fitria Madia

Mendagri mendorong Sudirman fokus menjalankan roda pemerintah di Sulsel, usai Nurdin Abdullah ditangkap dengan dugaan suap dan gratifikasi. Sembari menunggu kasus Nurdin berstatus inkracht, Sudirman diminta tetap bekerja maksimal.

“Pemerintahan tetap berjalan, tidak bergantung kepada individu. Bapak Gubernur sedang menghadapi masalah hukum, kita doakan beliau kuat menghadapi itu, tapi sistem harus tetap berjalan,” ucap Tito.

2. Plt Gubernur diberi wewenang penuh untuk bermanuver

IDN Times/Asrhawi Muin

Mendagri menyampaikan kepada jajaran Pemprov Sulsel turut mendukung Sudirman agar menjaga roda pemerintahan berjalan lancar. Sebagai Plt, Sudirman diberi kewenangan untuk menerapkan kebijakan sebagaimana pimpinan tertinggi di Pemprov. Misalnya mutasi pejabat.

Sudirman juga diminta memerhatikan pelayanan publik, serta menyeimbangkan penanganan COVID-19 dengan pemulihan ekonomi.

“Yang bisa dikerjakan, sepanjang tidak melanggar aturan,” kata Tito. “Beliau bisa bermanuver untuk melancarkan pemerintahan,” dia melanjutkan.

Baca Juga: Kunker di Sulsel, Mendagri: Jangan Malu Sampaikan Data Riil COVID-19

Berita Terkini Lainnya