TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Guy Junior Bertahan, Stok Penyerang PSM Makassar Berlimpah

Dia mengunggah foto teken kontrak dengan bos klub

instagram.com/guyjunior93

Makassar, IDN Times - Pesepakbola naturalisasi asal Kamerun Guy Junior Nke Ondoua resmi bertahan di PSM Makassar di musim 2019. Pemain berposisi penyerang itu akan menjalani tahun keduanya berseragam merah, setelah didatangkan dari Bhayangkara FC di awal tahun 2018. 

Kepastian soal masa depan Guy Junior disampaikan langsung oleh pemain berusia 32 tahun itu, melaui akun Instagramnya, @guyjunior93, Selasa (29/1). Dia mengunggah fotonya berpose bersama CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin, sembari memegang lembaran kontrak kerja sama.

“Banyak yang bertanya-tanya saya akan ke mana di musim 2019 ini. Rumor kanan kiri beredar, namun saya tetap diam, hingga menunggu waktu yang pas untuk mengumumkan bahwa saya tetap berseragam PSM Makassar,” kata Guy Junior pada keterangan foto.

1. Guy sempat diisukan hijrah

liga-indonesia.id

Ke mana tujuan Guy Junior sempat jadi teka-teki. Pasalnya dia belum pernah mengikuti sesi latihan tim PSM Makassar, sejak dimulai pada 15 Januari 2019 lalu. Selain itu, namanya tidak muncul dalam daftar pemain pada Babak 32 Besar Piala Indonesia melawan Kalteng Putra.

Guy pun sempat diisukan pindah ke klub lain. Persija Jakarta dan PSS Sleman disebut-sebut jadi tujuannya. Dia pun akhirnya memastikan tetap membela Juku Eja, runner up Liga 1 musim 2018.

“Senang rasanya bisa kembali memperkuat Laskar Ayam Jantan, semoga diberi kelancaran mengarungi musim 2019 ni, dan apa yang tertunda di musim 2018 bisa tercapai di musim ini,” dia menulis. 

2. Dia termasuk pemain dengan peran terbesar di musim lalu

liga-indonesia.id

Guy Junior bergabung dengan PSM pada musim 2018, setelah membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 di musim sebelumnya. Di bawah asuhan pelatih Robert Alberts, Guy tampil sebagai salah satu pemain paling berpengaruh.

Guy yang sejatinya merupakan striker, lebih sering diturunkan sebagai pemain sayap. Namun itu tidak menurunkan perannya di tengah krisis produktivitas lini depan PSM. Dari 31 kali bermain, dia mencetak delapan gol. Torehannya itu setara dengan M Rahmat, dan hanya kalah dari top scorer PSM Ferdinand Sinaga dengan sepuluh gol.

Baca Juga: PSM Makassar Unjuk Kekuatan Baru di Piala Indonesia

Berita Terkini Lainnya