RS Awal Bros Rawat 24 Pria dan 8 Wanita Korban Demo di DPRD Sulsel

Sebagian besar sudah dipulangkan dari rumah sakit

Makassar, IDN Times - Puluhan orang mahasiswa terluka saat aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Sulsel, Makassar, berakhir ricuh, Selasa (24/9). Sebagian di antara korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat.

Rumah Sakit Awal Bros yang terletak tak jauh dari DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, mencatat ada 32 mahasiswa yang dirawat usai demo ricuh. Mereka ditangani di unit gawat darurat sejak Selasa petang hingga malam. Mahasiswa yang dirawat terdiri dari 24 pria dan delapan wanita. Jumlah itu belum termasuk yang dirawat di tempat lain.

"Dari 32 mahasiswa, tinggal satu yang di UGD, sementara observasi. Ada yang dirujuk ke RS Bhayangkara dua pasien," kata Direktur RS Awal Bros dr Merry Monica kepada wartawan, Rabu (25/9).

1. Mahasiswa yang tinggal mengalami cedera kepala

RS Awal Bros Rawat 24 Pria dan 8 Wanita Korban Demo di DPRD SulselIDN Times/Aan Pranata

Merry mengungkapkan, mayoritas mahasiswa yang dirawat menderita cedera ringan. Ada yang mengalami lecet pada sejumlah bagian tubuh, seperti kepala dan wajah. Ada pula yang lemas dan pingsan karena kekurangan cairan.

Dari 32 mahasiswa yang dirawat, sebagian besar sudah dipulangkan. Saat ini tersisa satu atas nama Muslimin, mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Dia masuk pada Selasa malam pukul 19.30 Wita karena cedera kepala dan mengalami pusing.

2. Dua pasien dirujuk ke RS lain karena kapasitas terbatas

RS Awal Bros Rawat 24 Pria dan 8 Wanita Korban Demo di DPRD SulselIDN Times/Aan Pranata

Direktur RS Awal Bros mengatakan, kapasitas UGD terbatas sehingga dua pasien dirujuk ke RS Bhayangkara. RS Awal Bros hanya memiliki delapan kasur di UGD. Sedangkan kasur darurat bencana maksimal 25 unit.

Pasien yang dirujuk disebut mengalami cedera kepala. RS Awal Bros menyatakan semua biaya perawatan mahasiswa korban demo ricuh digratiskan. "Kita free-kan semua, bahkan ada CT Scan itu tidak bayar. Kecuali luka robek, itu hanya bayar benang khusus yang dipakai," ucap Merry.

Baca Juga: Demo di Depan DPRD Sulsel, Polisi Kejar Mahasiswa Hingga ke Masjid

3. Sebagian korban terluka karena dipukuli oknum aparat

RS Awal Bros Rawat 24 Pria dan 8 Wanita Korban Demo di DPRD SulselDok. IDN Times/Istimewa

Korban terluka saat demo ricuh di DPRD Sulsel tidak hanya mahasiswa. Tiga orang jurnalis juga jadi korban. Sebagian besar korban luka karena dipukuli oknum aparat Kepolisian.

Saeful, wartawan Inikata.com, mengaku dipukuli dengan pentungan oleh sejumlah oknum Polisi berseragam. Sebelum kejadian, dia tengah mengambil gambar Polisi yang bertindak represif terhadap kelompok massa demonstran.

"Saya bertugas pakai ID card, saya sudah kasi lihat. Tapi tetap Polisi memukul," kata Saeful.

4. Kapolda sampaikan permohonan maaf

RS Awal Bros Rawat 24 Pria dan 8 Wanita Korban Demo di DPRD SulselIDN Times/Aan Pranata

Kepala Kepolisian Daerah Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe dua kali menjenguk korban luka demo ricuh yang dirawat di RS Awal Bros. Masing-masing pada Selasa (24/9) malam dan Rabu (25/9) siang.

Kapolda menyampaikan permohonan maaf kepada para korban. Dia menyatakan akan bertanggung jawab terhadap proses perawatan korban hingga sembuh.

Kapolda juga menyatakan kericuhan saat demonstrasi di luar prosedur tetap pengamanan. "Saya sangat-sangat menyesalkan kejadian tersebut. Apalagi sudah diapelkan, intinya hindari adanya bentrokan dari siapa pun juga," Kapolda menerangkan.

Baca Juga: FOTO: Makassar Memanas, Aksi Demonstrasi Mahasiswa Ricuh

Baca Juga: Pengeroyokan Oknum Polisi Terhadap Tiga Jurnalis di Makassar Dikecam

Topik:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya