Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Waspadai Gejala Demam Berdarah, Ini Cara Mencegahnya

Waspadai Gejala Demam Berdarah, Ini Cara Mencegahnya
Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopticus pembawa virus dengue. pixabay.com/Pexels
Intinya Sih
  • Demam berdarah dengue (DBD) disebabkan virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, dengan gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, mual, ruam, dan pendarahan.
  • Penyakit ini memiliki tiga fase utama: demam tinggi awal, fase kritis dengan risiko penurunan trombosit drastis, serta fase pemulihan di mana kondisi mulai membaik.
  • Pencegahan DBD dilakukan lewat gerakan 3M Plus: menguras, menutup, mendaur ulang wadah air, serta langkah tambahan seperti memakai kelambu dan lotion anti nyamuk.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit endemik yang menyebar di seluruh wilayah. Penyakit ini disebabkan virus Dengue yang ditularkan kepada manusia lewat sengatan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus.

Demam berdarah dengue ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri, mual, serta pendarahan seperti mimisan atau gusi berdarah. Gejala lain adalah kemerahan di bagian permukaan tubuh penderita.

Penyakit DBD tidak bisa dipandang sebelah mata, karena dapat menyebabkan kematian. Mengingat obat untuk membunuh virus Dengue belum ditemukan dan vaksinnya masih dalam tahap uji coba, upaya terbaik saat ini adalah memberantas nyamuk penular Pemberantasan vektor ini dapat dilakukan pada saat masih berupa jentik atau nyamuk dewasa.

Berikut ini informasi penting seputar demam berdarah dengue (DBD) yang patut kamu ketahui, dikutip dari laman Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan.

1. Gejala DBD

ilustrasi demam (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi demam (IDN Times/Mardya Shakti)

DBD bisa menyerang siapa saja dari berbagai usia. Penyakit itu dapat berujung fatal bila tidak tertangani dengan tepat. Penting untuk mengetahui gejala DBD.

Berikut ini gejala umum yang muncul:

  • Demam tinggi mendadak
  • Sakit kepala
  • Ruam
  • Nyeri otot dan sendi
  • Mual dan muntah serta kelelahan
  • Pada kasus yang parah terjadi pendarahan hebat dan syok, yang membahayakan nyawa
  • Pada umumnya penderita DBD juga akan mengalami fase demam selama 2-7 hari

2. Fase demam

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Fase pertama (hari ke 1-3): Demam yang cukup tinggi hingga 40°C

Fase kedua (hari ke 4-5): Merupakan fase kritis, penderita akan mengalami turunnya demam hingga  37°C dan merasa dapat melakukan aktivitas kembali (merasa sembuh kembali) pada fase ini jika tidak mendapatkan pengobatan yang adekuat dapat terjadi keadaan fatal, akan terjadi penurunan trombosit secara drastis akibat pemecahan pembuluh darah (pendarahan).

Fase ketiga (hari ke 6-7): Penderita akan merasakan demam kembali, fase ini dinamakan fase pemulihan, di fase inilah trombosit akan perlahan naik kembali normal kembali.
Pasien harus segera ke dokter begitu merasakan gejala-gejala siklus awal DBD, agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat. 

3. Upaya mencegah demam berdarah dengue

Ilustrasi fogging untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Ilustrasi fogging untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Saat ini obat untuk membunuh virus Dengue belum ditemukan. Upaya terbaik untuk mencegah penularannya adalah dengan memberantas sarang nyamuk di lingkungan kita. Ada upaya yang dikenal dengan 3M Plus, yakni:

  • Menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara rutin
  • Menutup rapat-rapat tempat penampungan air
  • Mendaur ulang/memanfaatkan barang-barang yang dapat menampung air hujan
  • Plus mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk:
  1. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  2. Menanam tanaman pengusir nyamuk
  3. Tidur menggunakan kelambu
  4. Memasang kawat kasa di lubang ventilasi
  5. Menggunakan repellent/ lotion anti nyamuk
  6. Tidak menggantung pakaian yang sudah dipakai
  7. Memasang ovitrap/lavitrap/ mosquito trap
  8. Larvasidasi di tempat yang sulit dikuras/ ditutup

Itu tadi informasi penting terkait demam berdarah dengue (DBD). Mari terapkan langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir penularan DBD di sekitar kita.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More