Makassar, IDN Times - Tim SAR gabungan masih mencari tiga nelayan yang dilaporkan hanyut di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Mereka adalah awak KMN Harapan Jaya yang tenggelam pada Jumat malam (10/1/2025) di perairan Tana Keke, Kabupaten Takalar.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan, upaya pencarian dilanjutkan pada Selasa pagi (14/1/2025). Dua tim dikerahkan untuk menyisir perairan diduga lokasi korban hanyut.
Lokasi penyisiran difokuskan pada sekitar titik penemuan tiga korban selamat. Tim penyelamat Pos SAR Selayar akan menyisir dengan perahu karet dan peralatan pendukung di pesisir pulau Selayar.
"Team Rescue Pos Bantaeng menuju ke titik penemuan korban dengan menggunakan RIB serta Peralatan SAR pendukung lainnya melakukan penyisiran di sekitaran Pulau selayar dan Bulukumba," kata Andi Sultan dalam keterangannya, Selasa.
Sebelumnya diberitakan, tiga nelayan ditemukan selamat oleh nelayan di perairan Selayar. Mereka adalah Suraes Desalle, laki-laki 46 tahun, Daeng Mamba (L/50), dan Ippang (L/27). Sedangkan tiga korban dalam pencarian, antara lain, Unyil (42), Agus (50), dan Pai (42).
Suraes ditemukan terapung-apung di perairan Dongkalang, Selayar, pada Senin pagi (13/1/2025) sekitar pukul 07.00 WITA. Suares diselamatkan oleh seorang nelayan setmpat.
Menurut keterangan Suares, dirinya bersama lima rekan lainnya menumpang di kapal KMN Harapan Jaya. Kapal tersebut tenggelam pada Jumat malam (10/1) sekitar pukul 24.00 WITA di perairan Tanah Keke, Takalar, akibat cuaca buruk.
Pasca-tenggelamnya kapal, Suraes dan lima orang lainnya bertahan dengan menggunakan gabus sebagai pelampung. Namun, pada Minggu malam (12/1/2025) sekitar pukul 18.00 WITA, gabus yang digunakan Suraes pecah, memisahkannya dari rekan-rekannya. Suares bertahan hidup dengan memakan rumput laut di sekitar lokasi selama empat hari hingga akhirnya ditemukan.
