Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sesak Napas, Jemaah Haji asal Mamuju Wafat di RS Wahidin Makassar

Sesak Napas, Jemaah Haji asal Mamuju Wafat di RS Wahidin Makassar
RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo di Makassar tampak dari luar. (IDN Times/Asrhawi Muin)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Seorang jemaah haji asal Mamuju bernama Syamsuddin P Launang wafat di RSUP Wahidin Makassar setelah dirawat intensif akibat sesak napas pada Selasa malam, 5 Mei 2026.
  • Jenazah Syamsuddin dijemput keluarga dan diberangkatkan ke Mamuju untuk dimakamkan, sementara porsi hajinya akan dialihkan kepada ahli waris untuk kuota tahun 2027.
  • Kematian Syamsuddin menjadi kasus kedua jemaah Embarkasi Makassar yang wafat, setelah sebelumnya Nursidah Sinrang Suarra asal Gowa meninggal di Madinah pada April 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times – Seorang anggota jemaah haji kloter 19 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Syamsuddin P Launang (56), meninggal di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar, Selasa (5/5/2026) malam. Ia wafat setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatannya yang menurun.

Kabar duka ini disampaikan Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail. Ia memastikan almarhum sempat berada di Asrama Haji Sudiang sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit hingga dinyatakan meninggal dunia.

1. Sempat masuk asrama haji

Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail. (Dok. Kemenhaj Sulsel)
Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail. (Dok. Kemenhaj Sulsel)

Ikbal menjelaskan, almarhum sebelumnya diterima di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar pada Senin (4/5/2026). Namun, kondisi kesehatannya menurun saat berada di asrama sehingga harus mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Syamsuddin kemudian dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dan menjalani perawatan selama sekitar tujuh jam sebelum akhirnya meninggal dunia pada Selasa (5/5/2026). “Dokter yang menangani menyampaikan almarhum meninggal akibat penyakit sesak napas,” kata Ikbal.

2. Jenazah telah dijemput pihak keluarga

-
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Ikbal menambahkan, saat meninggal dunia almarhum didampingi oleh keluarganya. Setelah itu, jenazah dijemput dan diberangkatkan ke Mamuju untuk dimakamkan.

“Almarhum memiliki keluarga yang mengantar dan mendampingi. Saat ini jenazah sudah diberangkatkan ke Mamuju untuk dikebumikan,” ujarnya. Terkait keberangkatan haji, kursi almarhum pada kloter tersebut menjadi kosong dan telah diusulkan untuk penggantian sesuai nomor porsi.

Ia menjelaskan, porsi haji almarhum nantinya akan dialihkan kepada ahli waris untuk masuk dalam kuota tahun 2027. Sementara itu, proses pemberangkatan JCH di Embarkasi Makassar terus berjalan dan telah memasuki kloter 22 dengan total 7.849 jemaah.

3. Sudah dua anggota jemaah Embarkasi Makassar wafat

IMG_20260421_121228.jpg
Jemaah calon haji kloter 1 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng dilepas dari Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Sebelumnya, seorang jemaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, juga dilaporkan wafat di Madinah, Arab Saudi. Jemaah bernama Nursidah Sinrang Suarra (59) meninggal dunia sehari setelah tiba di Tanah Suci.

Nursidah merupakan bagian dari Kloter 5 Embarkasi Makassar dan meninggal pada 26 April 2026 pukul 16.40 waktu Arab Saudi. Almarhumah kemudian disalatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah, usai salat Subuh waktu setempat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More