Makassar, IDN Times - PT Sarana Utama Synergy (SUS) menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tamalanrea, Makassar, aman meski lokasinya berdekatan dengan kawasan permukiman warga. Perusahaan mengklaim teknologi yang digunakan mampu mencegah pencemaran udara, bau, hingga gangguan terhadap lingkungan sekitar.
Pernyataan ini sebagai tanggapan di tengah penolakan sebagian warga Tamalanrea yang menilai lokasi proyek terlalu dekat dengan permukiman dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan. Perusahaan menegaskan teknologi yang digunakan telah diterapkan di berbagai negara dan dinilai aman untuk kawasan perkotaan.
Perwakilan PT SUS, Richard selaku Electrical Engineering Richard, mengatakan fasilitas PSEL dirancang menggunakan sistem pengolahan sampah tertutup. Sampah yang masuk akan ditempatkan di dalam bunker atau ruang penyimpanan tertutup sebelum diproses menjadi energi listrik.
"Jadi, yang pertama, tidak akan ada bau yang keluar ke dari ruangan. Dan yang kedua, tidak akan ada air sampah atau yang biasa kita sebut dengan air lindi meresap ke tanah," kata Richard, dalam sebuah dialog publik bersama sejumlah warga di sekitar lokasi proyek di Jalan Ir Sutami, Makassar, Jumat (29/5/2026).
