Makassar, IDN Times - Polisi mengungkap tawuran antargeng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tidak selalu terjadi secara spontan. Sejumlah kelompok geng motor disebut sengaja membuat janji untuk bertemu dan tawuran melalui media sosial TikTok.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, mengatakan pola tersebut terungkap dalam pengusutan kasus penganiayaan terhadap seorang pria berinisial S pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 04.00 Wita. Polisi menemukan indikasi adanya sistem cash on delivery (COD) atau janjian terlebih dahulu sebelum tawuran dilakukan.
