Pj Gubernur Sulsel Atensi Distribusi Logistik Pemilu dengan BTT

Makassar, IDN Times - Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin menganggap kesiapan logistik Pemilu 2024 di wilayahnya tak terkendala. Logistik sudah siap didistribusikan, meski ada sebagian yang belum tiba.
Hal itu disampaikan Bahtiar saat meninjau gudang KPU Makassar di Jalan Ir. Sutami, Senin (8/1/2024). "Hampir seluruh alat-alat logistik pemilu sudah lengkap dan tepat waktu. Ini tinggal surat suara DPRD provinsi, DPRD kota, dan sebagian DPR RI, yang rencananya akan tiba besok atau lusa," kata Bahtiar.
1. Sulsel siap bantu distribusi dengan menyiapkan BTT

Bahtiar menyatakan pihaknya siap membantu distribusi logistik KPU Makassar, terutama ke pulau-pulau. Sebelumnya, Pemprov juga telah memastikan distribusi logistik KPU Pangkep siap dikirim ke pulau-pulau terluar.
"Kami prinsipnya Pemprov kemudian Forkopimda siap mendukung KPU, apa kendalanya di lapangan kita pasti bantu. Kami sudah menyiapkan BTT (belanja tak terduga)," kata Bahtiar.
Walaupun Pemilu memakai APBN, tapi jika dalam proses distribusi logistik ada kendala berupa cuaca buruk, maka Forkopimda akan membantu dengan penggunaan alat-alat militer maupun kepolisian. Sementara Pemprov siap membantu dengan pendanaan dengan memanfaatkan anggaran BTT.
"Kalau BTT itu kan prinsipnya berapa pun yang dibutuhkan oleh KPU dan Bawaslu kami siap mendukung bahkan Wali Kota Makassar juga sudah menyiapkan. Jadi seluruh kabupaten/kota juga menyiapkan," kata Bahtiar.
2. Logistik untuk pulau tidak langsung dirakit

Ketua KPU Sulsel, Hazbullah, yang juga turut meninjau logistik, mengatakan logistik yang akan dikirim ke pulau-pulau sengaja belum dirakit. Logistik yang berbahan dasar kertas seperti kotak suara baru akan dirakit di ibukota kecamatan.
Jika dikirim dalam bentuk yang telah dirakit, maka pastinya akan memakan lebih banyak tempat. Belum lagi jika kondisi cuaca tidak bersahabat. Hal tersebut, kata dia, merupakan bagian dari sistem pengamanan logistik khusus untuk daerah-daerag terluar.
"Makanya sistem perakitannya itu nanti di ibu kota kecamatan. Jadi masih terbungkus dalam plastik kalau ada kondisi cuaca yang tidak ini masih safety dengan posisi plastik yang masih terkunci," kata Hazbullah.
3. Distribusi logistik ke pulau dikhawatirkan terhambat cuaca ekstrem

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, mengakui distribusi logistik pemilu di pulau-pulau memang rawan, terlebih saat musim hujan. Cuaca ekstrem dikhawatirkan akan menghambat distirbusi logistik.
Untuk itu, Pemkot Makassar telah mengantisipasi dengan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan, termasuk perahu. Pemkot juga siap menggunakan anggaran BTT jika memang dibutuhkan.
"Ini kan memang hal-hal yang harus dipersiapkan. Di samping berjalan baik, kontingensi pun harus dimatangkan sehingga prosedurnya bisa langsung diselesaikan dengan cepat. Karena ini memang kontingensi," kata Danny.



















