Pemkot Makassar Galang Dana untuk Rakyat Palestina

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar membuka penggalangan dana yang akan ditujukan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana ini tertuang dalam surat imbauan Wali Kota Makassar Nomor:400/39/HIM/Kesra/XI/2023 yang diterbitkan hari ini, Rabu (8/11/2023).
Surat imbauan itu diteruskan kepada para pimpinan SKPD, camat, lurah, kepala sekolah, pimpinan perusda, pengurus masjid, tokoh masyarakat hingga ketua RT dan RW. Melalui surat itu, Pemkot mengajak masyarakat peduli kepada warga Palestina.
"Dengan memberikan atau mensedekahkan sumbangan demi membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang berjuang di Palestina, sekalipun mereka juga tetap harus memperjuangkan hak-hak mereka dan mempertahankan hak-hak kita sebagai umat Islam," demikian isi surat tersebut.
1. Donasi dibuka selama dua pekan

Surat itu juga menyebutkan bahwa sumbangan atau isi kotak amal masjid dapat disetorkan ke Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Makassar Iantai 3 Kantor Wali Kota Makassar atas nama Rosnini dengan nomor 08114107151. Pemkot menerima sumbangan tersebut mulai 8-22 November 2023 selama jam kantor yaitu pukul 08.00-15.30 WITA.
"Kami juga mengimbau, agar masyarakat umat Islam terus mendoakan sudara saudari kita yang ada di Palestina agar senantiasa diberi ketabahan," demikian isi surat itu.
2. Celengan masjid hari Jumat didonasikan untuk Palestina

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan donasi ini paling tidak dimulai dari instansi Pemkot Makassar. Kemudian, dia juga mengimbau kepada pengurus masjid agar celengan setiap hari Jumat didonasikan untuk Palestina.
"Kita berharap tiap Jumat bisa mengimbau, jadi bukan untuk memaksa ya. Mengimbau agar kalau Jumat itu celengan sekota Makassar akan kita donasikan ke Palestina," kata Danny.
3. Donasi akan disalurkan melalui lembaga terpercaya

Meski menggalang dana, namun Danny tidak mematok jumlah. Dia hanya berharap supaya dana bisa terkumpul dan segera disalurkan untuk warga Palestina, khususnya di Gaza.
Setelah semua dana terkumpul, barulah Pemkot akan menyalurkannya melalui lembaga donasi yang terpercaya. Soal ini, Danny menegaskan untuk berhati-hati dalam memilih lembaga donasi.
Dia berkaca pada kasus penggelapan dana donasi pada Aksi Cepat Tanggap (ACT). Sebelumnya, Pemkot Makassar kerap mengirimkan donasi untuk Palestina melalui lembaga tersebut.
"Saya kira pemerintah apakah nanti kolektingnya lewat pemerintah pusat nanti kita lihat," kata Danny



















