Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemkot Makassar Bongkar Lapak Jualan PK5 di Poros Asrama Haji

IMG-20260130-WA0485.jpg
Petugas menertibkan lapak PK5 di Jalan Poros Asrama Haji, Makassar, Jumat (30/1/2026). (Dok. Pemkot Makassar)
Intinya sih...
  • Delapan lapak berdiri di atas drainase selama bertahun-tahunSebanyak delapan lapak ditertibkan dalam kegiatan tersebut. Lapak-lapak itu diketahui telah berdiri selama kurang lebih 10 tahun dan menutup saluran air di sepanjang ruas jalan.
  • Penertiban didahului survei dan sosialisasi tiga kaliPenertiban tersebut bukan langkah mendadak. Prosesnya telah didahului survei dan sosialisasi kepada para pedagang sebanyak tiga kali.
  • PK5 direlokasi ke Terminal DayaPemerintah Kecamatan Biringkanaya menyiapkan lokasi relokasi bagi para pedagang di kawasan Terminal Daya agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Lapak Pedagang Kaki Lima (PK5) di Jalan Poros Asrama Haji, Kelurahan Bakung, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, dibongkar pada Jumat (30/1/2026). Keberadaan lapak-lapak tersebut selama ini mempersempit badan jalan dan kerap memicu kemacetan.

Deretan lapak itu berdiri tepat di depan pagar Asrama Haji Sudiang dan di atas saluran drainase. Kondisi tersebut kerap membuat arus lalu lintas tersendat, terutama saat musim haji ketika volume kendaraan meningkat.

Penertiban dipimpin Lurah Bakung, Nani Handayani dengan dukungan Camat Biringkanaya Juliaman serta melibatkan Satpol PP, TNI-Polri, dan Linmas Kelurahan Bakung. Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.30 WITA dan berlangsung tertib. Camat Biringkanaya Juliaman mengatakan, penertiban difokuskan pada lapak PK5 yang menutup saluran drainase dan sebagian badan jalan.

"Penertiban ini difokuskan di Jalan Poros Asrama Haji RT 03 RW 010 yang selama ini kerap digunakan oleh PK5 gunakan lapak diatas drainase," kata Juliaman.

1. Delapan lapak berdiri di atas drainase selama bertahun-tahun

IMG-20260130-WA0484.jpg
Petugas menertibkan lapak PK5 di Jalan Poros Asrama Haji, Makassar, Jumat (30/1/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Sebanyak delapan lapak ditertibkan dalam kegiatan tersebut. Lapak-lapak itu diketahui telah berdiri selama kurang lebih 10 tahun dan menutup saluran air di sepanjang ruas jalan.

"Kondisi ini berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan yang menjadi akses penting masyarakat," katanya.

Penertiban di kawasan depan Asrama Haji Sudiang hari ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya berlangsung di Jalan Pajjayang, tepat di depan GOR Sudiang. Penataan lapak liar dijalankan secara bertahap di sejumlah titik wilayah Biringkanaya.

2. Penertiban didahului survei dan sosialisasi tiga kali

IMG-20260130-WA0486.jpg
Petugas menertibkan lapak PK5 di Jalan Poros Asrama Haji, Makassar, Jumat (30/1/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Juliaman menegaskan penertiban tersebut bukan langkah mendadak. Prosesnya telah didahului survei dan sosialisasi kepada para pedagang sebanyak tiga kali.

"Kami sudah melakukan survei dan sosialisasi sebanyak tiga kali. Ada delapan lapak yang berdiri di atas drainase, tepat di depan pagar. Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan untuk dibongkar secara aman dan damai," tuturnya.

Penertiban ini tidak berhenti di kawasan tersebut dan akan berlanjut ke lokasi lain. Titik-titik yang dinilai melanggar ketentuan menjadi sasaran penataan berikutnya secara bertahap.

3. PK5 direlokasi ke Terminal Daya

IMG-20260130-WA0487.jpg
Petugas menertibkan lapak PK5 di Jalan Poros Asrama Haji, Makassar, Jumat (30/1/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Sebagai solusi, Pemerintah Kecamatan Biringkanaya menyiapkan lokasi relokasi bagi para pedagang di kawasan Terminal Daya. Langkah ini ditempuh agar aktivitas ekonomi para PK5 tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi jalan dan ruang publik.

Penertiban lapak liar juga menyasar area depan Sekolah Luar Biasa (SLB) 2 Makassar. Lapak-lapak yang sebelumnya menutup area sekolah dibongkar sehingga akses dan pandangan di lingkungan pendidikan tersebut kembali terbuka.

"Pihak sekolah menyampaikan rasa syukur karena selama ini sekolah tertutupi lapak liar. Setelah penertiban, lingkungan sekolah menjadi lebih terlihat dan tertata," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Wamen BKKBN Apresiasi Program Simfoni di Kampung KB Makassar

31 Jan 2026, 01:19 WIBNews