Pemilik dan Juragan KM Ladang Pertiwi Segera Diamankan di Makassar

Makassar, IDN Times - Pemilik dan juragan Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi, Supriadi (40) dan Mahfud (35), akan diamankan saat tiba di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal tersebut dibenarkan Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi kepada IDN Times Sulsel saat dikonfirmasi lewat WhatsApp, Senin (30/5/2022) malam.
1. Dibawa oleh KN SAR Kamajaya

Djunaidi mengatakan, Supriadi dan Mahfud diagendakan tiba di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar dengan menumpangi KN SAR Kamajaya.
"Iya benar (akan diamankan), malam ini pukul 22.00 wita," jawab Djunaidi.
Belum diketahui dengan jelas rencana pemeriksaan pemilik dan juragan KM Ladang Pertiwi yang kapalnya karam di perairan Selat Makassar, Jumat, 26 Mei 2022 lalu.
Tapi sebelumnya, pihak Syahbandar Pos Pelabuhan Paotere Makassar mengakui, KM Ladang Pertiwi tidak memiliki izin berlayar dan kapal tersebut adalah kapal nelayan.
2. Polisi masih fokus penyelamatan

Terkait rencana pemeriksaan pemilik dan juragan KM Ladang Pertiwi, pihak Polda Sulsel belum mau berbicara banyak tentang kasus KM Ladang Pertiwi yang membawa 42 orang penumpang.
Kepada IDN Times Sulsel, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengakui, tim penyidik belum menyelidiki KM Ladang Pertiwi.
"Sementara masih fokus di penyelamatan korban dan melakukan pencarian korban yang belum ditemukan serta koordinasi dengan instansi terkait," ungkap Komang.
"Belum ada kata diamankan, nanti kalau situasi korban sudah tenang pasti akan dimintai keterangan, jadi untuk sekarang ini belum ada kata diamankan," tutupnya.
3. Korban ditemukan nelayan

Sebelumnya, Djunaidi menjelaskan, Basarnas kembali mengevakuasi 10 orang penumpang selamat Senin (30/5) pagi tadi. Para korban selamat ini diselamatkan oleh nelayan sekitar pukul 04.00 WITA.
"Iya ditemukan nelayan, sepuluh korban ini sudah dipastikan oleh KN SAR Kamajaya (Basarnas) pukul 09.45 WITA dan berhasil dievakuasi ke pulau Pamantauan," ujarnya.
Identitas dari 10 orang yang dievakuasi ke Pulau Pamantauan Pangkep yaitu, sembilan laki-laki, masing-masing Mahfud (35) sebagai juragan KM Ladang Pertiwi 2, Supriadi (40) juragan KM Ladang Pertiwi 2, kemudian Hilal (41).
Lalu, Rahmat (30), Khalilul Rahman (28), Panji (32), Rahma (40), Rafa (7), Rafi (5) dan seorang perempuan, Masliang (50).
KM Ladang Pertiwi 02 berlayar dari Pelabuhan Paotere hendak menuju ke beberapa pulau yaitu Pulau Pemantauan, Masalima, Salirian, dan Pamalikan di Kabupaten Pangkep. Kapal tersebut mengalami kecelakaan laut dan kemudian dinyatakan tenggelam pada hari Jumat, 26 Mei 2022 sekitar pukul 13.30 WITA.



















