Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Pelajar SMK di Gowa Kritis Usai Dikeroyok, Tiga Pelaku Ditahan

Tangkapan layar siswa SMK di Gowa jadi korban pengeroyokan. (Dok. Istimewa)
Tangkapan layar video siswa SMK di Gowa jadi korban pengeroyokan. (Dok. Istimewa)

Makassar, IDN Times – Seorang pelajar SMK di Kabupaten Gowa berinisial MI (15) kejang-kejang dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah dikeroyok sejumlah pelajar SMA. Videonya tersebar dan viral di media sosial.

Peristiwa pengeroyokan terjadi di Jalan Tumanurung, Kecamatan Somba Opu, Kamis (28/8/2025). Selain video amatir warga, aksi kekerasan sesama pelajar ini juga terekam CCTV.

1. Korban dikeroyok hingga kejang-kejang di jalanan

Tangkapan layar siswa SMK di Gowa jadi korban pengeroyokan. (Dok. Istimewa)
Tangkapan layar video siswa SMK di Gowa jadi korban pengeroyokan. (Dok. Istimewa)

Dalam video yang dilihat IDN Times korban tampak berada di atas motor bersama sejumlah rekan-rekan di pinggir jalan. Tiba-tiba para pelaku yang memakai seragam sekolah langsung menyerang korban secara brutal.

Rekan-rekan korban berhasil kabur namun tidak dengan korban. Insiden pengeroyokan pun terjadi. Bahkan ada yang menendang kepala korban saat sudah tersungkur.

Di potongan video lainnya, korban terlihat terkapar di jalan dan tampak kejang-kejang usai dikeroyok. Sejumlah warga juga terlihat berada di dekat korban.

2. Tiga siswa SMA diamankan, Polisi dalami motif

Tiga siswa SMA pelaku pengeroyokan di Gowa. (Dok. Istimewa)
Tiga siswa SMA pelaku pengeroyokan di Gowa. (Dok. Istimewa)

Sejumlah warga berhasil mengamankan tiga pelajar SMA yang diduga terlibat dalam pengeroyokan. Ketiganya kemudian diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gowa.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bachtiar, mengatakan telah mengamankan tiga orang pelajar SMA terduga pelaku pengeroyokan.

"Ada tiga orang yang kami amankan, namun kita faktakan dia yang melakukan atau ada pelaku lain. Ini sementara kami koordinasikan dengan pihak sekolah," kata Bachtiar, Kamis (28/8/2025).

Bachtiar menyebut dugaan awal pengeroyokan dipicu dendam antarpelajar. Namun, MI kemungkinan besar bukan target utama.

"Secara singkat, mereka ini diduga ada dendam, saat ketemu di jalan langsung terjadi pengeroyokan," ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya masih memverifikasi fakta keterlibatan masing-masing pelaku.

"Adapun atas kejadian itu kita melakukan langkah-langkah mengamankan beberapa orang yang sementara kami faktakan keterlibatan mereka," jelasnya.

3. Diduga salah sasaran, polisi koordinasi dengan sekolah

Tangkapan layar siswa SMK di Gowa jadi korban pengeroyokan. (Dok. Istimewa)
Tangkapan layar video siswa SMK di Gowa jadi korban pengeroyokan. (Dok. Istimewa)

Untuk mencegah kejadian serupa, polisi berencana menggandeng pihak sekolah dan Dinas Pendidikan.

"Selanjutnya kami akan koordinasi dengan pihak sekolah baik SMA ataupun SMK, termasuk Dinas Pendidikan untuk mencegah permasalahan ini," bebernya.

Sementara itu, korban MI masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Syekh Yusuf Gowa akibat luka serius yang dialaminya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us