Makassar, IDN Times - Satgas Penanganan COVID-19 Sulawesi Selatan memutuskan mengurangi jumlah hotel yang digunakan sebagai fasilitas isolasi mandiri bagi pasien kategori orang tanpa gejala (OTG). Pemerintah Provinsi Sulsel mengklaim jumlah pasien aktif yang dirawat melalui program Wisata COVID-19 sudah menurun.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari, mengatakan meskipun hotel dikurangi tapi hal itu tidak berarti bahwa layanan penanganan pasien COVID-19 juga dikurangi. Menurutnya langkah ini perlu diambil untuk memaksimalkan menajemen pelayanan di titik-titik sentral.
"Melihat kondisi saat ini kita fokuskan gunakan tiga hotel sebagai penyelenggara Wisata Duta COVID-19. Karena daripada menyebar, manajemen kurang bagus. Jadi kita maksimalkan yang ini dulu," kata Ichsan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (15/3/2021).
