Munafri Dukung Pembangunan Jalur Kereta Api Maros-Makassar

- Wali Kota Makassar mendukung pembangunan jalur kereta api Maros-Makassar sebagai solusi kemacetan dan kontribusi ekonomi di Sulawesi Selatan.
- Pemerintah Kota Makassar siap mendukung proyek jalur kereta api, baik dengan jalur elevated maupun at grade, setelah melalui kajian komprehensif.
- Pembangunan rel kereta api harus mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial serta dimanfaatkan secara optimal untuk keberlanjutan pembangunan kota.
Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan dukungannya terhadap pembangunan jalur kereta api lintas Maros-Makassar. Menurutnya, proyek ini tidak hanya menjadi solusi kemacetan, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.
"Kami akan support, proyek kereta api ini proyek yang baik bisa membantu proses pertumbuhan daerah, karena bergeraknya barang dan jasa dan daerah penghasil dan daerah pengguna ini lebih cepat prosesnya," kata Munafri, Jumat (17/3/2025).
1. Menunggu keputusan pemerintah provinsi

Munafri menyatakan pihaknya akan menunggu kebijakan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait kelanjutan proyek tersebut.
"Kami minta ke Pak Gubernur seperti apa kebijakan yang akan kita lakukan secara bersama-sama, apa yang menjadi target provinsi tentu kami akan ikut," katanya.
Proyek jalur kereta api Maros-Makassar sebelumnya masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Namun, kini dikeluarkan dari status PSN.
2. Polemik jalur elevated atau at grade

Pembangunan jalur kereta api Maros-Makassar sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun, proyek ini sempat tertunda akibat perbedaan pandangan antara Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar terkait model jalur yang akan digunakan—apakah elevated (melayang) atau at grade (darat).
Kini, Munafri menegaskan Pemkot Makassar siap mendukung proyek tersebut, baik dengan jalur elevated maupun at grade. Namun dengan catatan, sudah melalui kajian komprehensif.
"Mau elevated atau at grade, kita duduk bersama dan melihat kajian yang ada. Kalau memang tidak ada masalah, kita dukung penuh," katanya.
3. Harus pertimbangkan aspek lingkungan dan sosial

Pembangunan rel kereta api ini, kata Munafri, harus tetap mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial. Karena itu, kajian mendalam dari berbagai pihak, termasuk akademisi, diperlukan sebelum proyek ini direalisasikan.
Sebagai salah satu daerah yang akan dilintasi jalur kereta api, Pemkot akan menyiapkan strategi agar proyek ini berjalan lancar. Munafri menekankan masuknya investasi dalam pembangunan infrastruktur transportasi harus dimanfaatkan secara optimal demi keberlanjutan pembangunan kota.
"Kereta api bisa menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Jika ada anggaran investasi yang masuk, tentu harus kita sambut baik," katanya.


















