Makassar, IDN Times - Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) di Makassar mengungkap dugaan tindakan represif oleh orang tak dikenal (OTK) saat menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kawasan Makodam XIV Hasanuddin pada Kamis (9/4/2026). Dalam insiden tersebut, sejumlah mahasiswa mengalami luka lebam dan satu unit ponsel dilaporkan dirampas.
Panglima GAM, Fajar Wasis, mengatakan ponsel yang dirampas merupakan alat dokumentasi utama saat aksi berlangsung.
“Handphone itu kami gunakan untuk mendokumentasikan jalannya aksi, tapi tiba-tiba dirampas oleh OTK tanpa alasan yang jelas,” ujar Fajar dalam konferensi pers, Jumat (10/4/2026).
