Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Makassar Creative Hub Kedua Resmi Beroperasi di Jalan Nusantara
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meresmikan Makassar Creative Hub (MCH) kedua bertajuk Nabuka Nusantara di Jalan Nusantara, Minggu (26/7/20026). (Dok. Pemkot Makassar)

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meresmikan Makassar Creative Hub (MCH) kedua bertajuk Nabuka Nusantara di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Minggu (26/7/2026). Kehadiran ruang kreatif ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar menyediakan wadah kolaborasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi kreatif bagi anak muda.

Peresmian ditandai dengan penabuhan gendang oleh Munafri bersama Ketua Tim Pengembangan Ekosistem Digital Kota Komdigi RI Rama Krisna Prasetya, Ketua Dekranasda Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, serta Koordinator MCH Muhammad Sabeq. Munafri mengatakan MCH kedua merupakan bentuk keseriusan pemerintah menghadirkan infrastruktur yang mendukung kreativitas, digitalisasi, kebudayaan, hingga ekonomi kreatif di Kota Makassar

"Pada malam hari ini saya begitu gembira karena apa yang lama kita nantikan, kita cita-citakan, malam hari ini bisa terwujud dan kita resmikan bersama. Ini adalah Creative Hub yang kedua yang dihadirkan oleh Pemerintah Kota Makassar," kata Munafri.

1. MCH Losari jadi dasar pengembangan ruang kreatif baru

Suasana peluncuran Makassar Creative Hub di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (21/6/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Munafri menjelaskan MCH pertama di kawasan Pantai Losari telah menunjukkan hasil positif melalui ratusan kegiatan yang melibatkan komunitas lokal hingga internasional. Keberhasilan tersebut menjadi dasar pemerintah memperluas ruang kreatif di lokasi lain.

"Kita membuat Creative Hub ini dengan satu keyakinan bahwa ruang-ruang kreatif yang ada di Kota Makassar harus disediakan sebagai infrastruktur utama untuk mensupport segala kegiatan yang akan dilakukan oleh anak muda Kota Makassar,'' katanya.

2. MCH menjadi tempat belajar hingga mempertemukan pencari kerja

Suasana peluncuran Makassar Creative Hub di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (21/6/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Menurut Munafri, MCH tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja serta produsen dengan konsumen. Dia mengatakan MCH juga menjadi tempat bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan kapasitas mereka.

"Di MCH ini kita mempertemukan para pencari kerja dan pemberi kerja, para konsumen dan produsen. Ini menjadi tempat belajar, bertumbuh, dan meningkatkan kemampuan anak-anak muda kita," katanya.

Dia mengakui kehadiran MCH sempat mendapat tanggapan negatif. Namun, menurutnya, manfaat yang dirasakan masyarakat membuktikan ruang kreatif tersebut memang dibutuhkan.

"Dulu sempat ada negative tone. Tapi kami buktikan bahwa tempat ini dipakai anak-anak muda untuk upskilling dan upgrading kemampuan mereka. Bahkan menjadi salah satu tujuan belajar bagi saudara-saudara kita dari berbagai daerah di Indonesia," ucap Munafri.

3. Targetkan tiga Makassar Creative Hub pada 2026

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan sambutan saat peluncuran Makassar Creative Hub di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (21/6/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Pada kesempatan itu, Munafri juga menegaskan pemerintah hanya berperan sebagai penyedia fasilitas. Pengelolaan kegiatan di dalam MCH, kata dia, harus sepenuhnya dijalankan oleh anak muda tanpa dibebani pola birokrasi.

"Pemerintah hanya menjadi fasilitator. Jangan bawa alur birokrasi ke dalam Creative Hub ini. Biarkan anak-anak muda yang mengurus dan mengembangkan sesuai dengan kebutuhan mereka," tegasnya.

Munafri turut meminta seluruh OPD memanfaatkan MCH Nusantara sebagai ruang kolaborasi lintas sektor. Dia menargetkan hingga akhir 2026 Kota Makassar memiliki tiga Makassar Creative Hub.

"Mudah-mudahan di tahun ini akan ada tiga Creative Hub yang ada di Kota Makassar," katanya.

Editorial Team

Related Article