Ketua KPU Makassar Faridl Wajdi. IDN Times/Asrhawi Muin
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar melantik badan ad hoc Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu Serentak tahun 2024 di Hotel Four Points, Selasa (24/1/2023). Jumlah anggota PPS di Makassar sebanyak 459, yang bertugas di 153 kelurahan. Dalam satu kelurahan, terdiri dari tiga orang anggota PPS.
Faridl juga menyebutkan bahwa beberapa di antara anggota PPS itu merupakan orang-orang yang sebelumnya pernah menjadi panitia pemilu pada Pemilu 2019 dan Pilkada 2020. Menurut Faridil, mereka tentu memiliki pengalaman dibanding anggota yang lain, apalagi situasi Pemilu nantinya juga diprediksi tak akan jauh berbeda.
"Yang pernah terlibat di 2019 pasti tahu beratnya. Kalau undang-undang tidak berubah, kita meyakini situasinya sama seperti 2019. Tapi itu bukan penghalang bagi kita semua. Saya yakin teman-teman sudah siap dengan semua kemungkinan," katanya.
Faridl menyebut situasi kala itu, Makassar selalu masuk dalam zona merah. Kepada anggota PPS, dia berpesan agar Pemilu 2024 nantinya menjadi pesta demokrasi yang menyenangkan dan berintegritas.
"Saya harap bahwa Pemilu 2024 adalah pemilu yang menyenangkan. Kalau pesta itu orang tersenyum, ada kegembiraan," katanya.