Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Konsorsium PTV Sultanbatara Kenalkan Inovasi Pendidikan Vokasi

Konsorsium PTV Sultanbatara Kenalkan Inovasi Pendidikan Vokasi
Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sultanbatara) menggelar Journalist Bootcamp di Malino, Gowa, 2-3 November 2024. (Dok. Istimewa)
Share Article

Makassar, IDN Times – Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sultanbatara) mendorong media massa agar lebih banyak mengangkat seputar inovasi pendidikan vokasi. Selama ini masyarakat lebih akrab dengan pemberitaan mengenai pendidikan akademik.

Itu disampaikan Ketua Konsorsium Sultanbatara, Baso Nasrullah, saat  berbicara pada Journalist Bootcamp yang di Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, 2-3 November 2024. Konsorsium Sultanbatara meliputi sejumlah perguruan tinggi vokasi, yaitu Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep), Politeknik Bosowa, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), dan Politeknik Bombana.

“Bagaimana pendidikan vokasi bisa kita angkat menjadi suatu isu yang baik. Memang kita sadari pendidikan vokasi belum begitu populer di masyarakat,” kata Baso.

Pendidikan vokasi adalah pendidikan yang berfokus pada penguasaan keterampilan dan pengetahuan praktis, sehingga dapat diterapkan langsung di dunia kerja. Pendidikan vokasi bertujuan mencetak tenaga kerja terampil dan siap pakai di dunia usaha dan industri.

Baso memaparkan, sejak tahun lalu dia dipercaya sebagai ketua konsorsium PTV di Sultanbatara untuk program penguatan ekosistem kemitraan. Pihaknya berfokus mengembangakan inovasi berbasis potensi daerah.

“Kita sudah mencoba memetakan potensi-potensi yang ada di Sulsel, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. Dan itu dituangkan dalam policy brief yang sudah disampaikan ke berbagai stakeholder, termasuk pemerintah daerah,” ucapnya.

Salah satu program yang dijalankan adalah visitasi kemitraan. Program bertujuan membangun kemitraan bersama stakeholder dalam mengembangkan potensi daerah, terdiri dari industri, pemerintah daerah, dan komunitas.

“Teman-teman media sebagai mitra bisa membantu kami mempromosikan hal-hal baik ke masyarakat, apa yang belum ditahu banyak tentang pendidikan vokasi,” kata Baso.

Wakil Direktur II Politeknik Bosowa, Dewi Andriani mengatakan bahwa pentingnya berkolaborasi antara pendidikan vokasi dengan media untuk mempublikasikan dunia pendidikan vokasi pada umumnya. “PTV ini masih belum banyak masyarakat yang mengenal vokasi seperti apa, jadi Konsorsium PTV mengharapkan bisa bekerja sama dengan rekan media agar mengangkat dunia pendidikan vokasi, ”tuturnya.

Dewi menyebut pendidikan vokasi akan memegang peran penting dalam menyambut tahun Indonesia emas 2045. Sebab pendidikan vokasi bisa diandalkan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai.

“Kita akan mengalami bonus demografi,. Adanya 70 persen usia produktif yang akan menjadi tenaga kerja di Indonesia,” kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pemprov Sulsel Dorong Jalan Barombong Masuk Usulan Inpres Jalan Daerah

27 Jun 2026, 22:10 WIBNews