Makassar, IDN Times - PLN Sulselrabar mengaku mulai menyalurkan kompensasi ke pelanggan, sebagai bentuk tanggung jawab atas kerugian akibat pemadaman listrik bergilir di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Namun, sejumlah warga yang menerima kompensasi itu mengaku kecewa, karena nilainya terbilang kecil. Pasalnya, selama ini kasus pemadaman listrik berlangsung lebih 3 bulan dan terjadi setiap hari.
"Kompensasinya yang saya dapat Rp9 ribu, itu bagaimana cara bersyukur kalau begitu," ungkap Rivaldi (35), warga Talasalapang, Kota Makassar, Senin sore (4/12/2023).
Rivaldi merupakan pelanggan PLN prabayar, pakai token listrik. Sementara kompensasi yang dia dapat sebesar Rp9 ribu saat membeli voucher token listrik sebesar Rp50 ribu.
"Jadi saya beli voucher listrik ada itu dalam struk pembelian tertera Rp9 ribu, mungkin itu dibilang kompensasi. Tapi ini saya harapkan ada kompensasi lagi karena mati lampu itu tidak satu kali, ini berkali-kali," ujar Rivaldi.
