Makassar, IDN Times - Polemik seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional asal Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Masalah ini menjadi pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi A DPRD Sulsel, Selasa (2/6/2026).
RDP ini digelar setelah polemik seleksi Paskibraka nasional menjadi sorotan publik. DPRD Sulsel mengundang Kesbangpol Sulsel, panitia seleksi, dan organisasi Paskibraka untuk meminta penjelasan terkait proses penetapan delegasi Sulsel ke tingkat nasional.
Polemik ini bermula setelah Cathlyn Yvaeni Lesmana, siswi asal Makassar berlatar etnis Tionghoa, disebut masuk tiga besar calon Paskibraka nasional perwakilan Sulawesi Selatan. Namun namanya tidak muncul dalam daftar akhir peserta yang dikirim ke tingkat pusat.
