Makassar, IDN Times - Kepala UPT SPF SD Inpres Malimongan Baru, Suryama, mengaku menerima pesan WhatsApp setelah videonya yang berisi dugaan jual beli jabatan kepala sekolah viral di media sosial. Dia mengaku rekan sesama kepala sekolah mengingatkannya agar berhati-hati karena dikhawatirkan akan mendapat balasan atau tekanan.
Pengakuan itu disampaikan Suryama usai menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi D DPRD Makassar dan Dinas Pendidikan Kota Makassar di Kantor Sementara DPRD Makassar, Senin (29/6/2026).
"Ada. Ada. Itu dari teman, katanya hati-hati, nanti dia baliki ki," kata Suryama.
