Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif/Istimewa
Syaharuddin juga mengapresiasi pelaksanaan haji tahun 2026 yang dinilainya berlangsung lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari para jemaah, pelayanan selama berada di Makkah, Madinah hingga Jeddah berjalan lancar tanpa keluhan berarti.
"Proses pelayanan tahun ini sangat berbeda, sangat bagus. Baik saat pelaksanaan haji di Makkah, Madinah maupun Jeddah. Tidak ada sama sekali keluhan. Tiba di bandara dan Asrama Haji Debarkasi Makassar juga cepat, taktis dan semuanya merasa puas," tuturnya.
Dari total jemaah yang tiba pada kloter pertama, satu orang lanjut usia harus mendapatkan perawatan medis setelah mendarat di Makassar dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo.
"Ada satu orang yang sakit karena faktor usia lanjut. Begitu turun dari pesawat langsung ditangani dan dibawa untuk observasi di Rumah Sakit Wahidin," jelasnya.
Sementara itu, satu jemaah asal Sidrap lainnya masih menjalani perawatan di Makkah dan akan dipulangkan setelah kondisi kesehatannya membaik.
Tingginya minat masyarakat Sidrap untuk menunaikan ibadah haji juga terus terlihat. Syaharuddin mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Mei 2026 sekitar 1.600 warga telah mendaftar haji melalui salah satu bank daerah. Jumlah tersebut belum termasuk pendaftar dari bank lainnya.
"Animo masyarakat Sidrap untuk mendaftar haji sangat tinggi. Masih ada kurang lebih 10 ribu orang dalam daftar tunggu yang belum berangkat," katanya.
Menurutnya, tingginya minat berhaji sejalan dengan meningkatnya produktivitas sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 7,7 persen.
"Alhamdulillah produktivitas pertanian meningkat, pertumbuhan ekonomi juga naik. Itu membuat kemampuan masyarakat untuk mendaftar dan berangkat haji semakin tinggi," pungkasnya.