Makassar, IDN Times – Pembangunan jalan alternatif Dr. Leimena yang menghubungkan Kecamatan Manggala, Tamalanrea, hingga Panakkukang terus menunjukkan progres signifikan. Proyek ini digadang-gadang menjadi solusi konkret untuk mengurai kemacetan di dalam Kota Makassar, khususnya di koridor padat Antang.
Pemerintah Kota Makassar bersama Kalla Land & Property kini mempercepat tahapan krusial, terutama pembebasan lahan yang telah mencapai sekitar 60 persen. Targetnya, seluruh proses pembebasan lahan rampung pada Juli 2026 dan legalitas proyek dinyatakan “clean and clear” pada Oktober 2026.
