Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Imbas Ledakan Bom, Keuskupan Agung Makassar Tiadakan Misa Minggu Palma
Default Image IDN

Makassar, IDN Times - Pihak Keuskupan Agung Makassar meyuarakan rasa prihatin atas ledakan bom bunuh diri yang terjadi di gerbang Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pagi tadi.

Ledakan yang terjadi pada pukul 10.28 WITA tersebut mengagetkan warga dan jemaat yang sedang mengikuti Misa Minggu Palma. Menurut Polda Sulsel, korban jiwa satu orang yakni pelaku bom. Kemudian ada 14 orang menderita luka akibat terkena serpihan dan tengah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit.

1. Keuskupan Agung Makassar meminta umat agar tetap tenang dan waspada

Default Image IDN

Dalam video pernyataan pers yang diunggah ke kanal YouTube Kosmas KAMS pada Minggu siang, Pastor Frans Nipa, Anggota Keuskupan Agung Makassar mengonfirmasi bahwa seluruh pastor dan anggota keuskupan dalam kondisi baik-baik saja.

"Diharapkan kepada para Pastor dan seluruh umat untuk tetap tenang dan waspada. Dan mari kasus ini sepenuhnya kita percayakan kepada pihak keamanan untuk ditangani sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Pastor Frans.

2. Untuk sementara, misa siang dan malam terpaksa ditiadakan

Default Image IDN

Imbas ledakan bom bunuh diri tersebut, pihak Keuskupan Agung Makassar juga membatalkan misa Minggu dari siang hingga malam. Ini dilakukan agar pihak berwenang leluasa melakukan penyelidikan sekaligus mengamankan TKP.

"Mari kejadian ini kita terus bawa ke doa-doa kita. Terima kasih, Tuhan memberkati," ucap Pastor Frans menutup video penyataan pers.

3. Polri mengonfirmasi bahwa pelaku bom berjumlah dua orang

Default Image IDN

Kabar terbaru, Polri mengonfirmasi bahwa pelaku bom bunuh diri di gerbang Gereja Katedral Makassar berjumlah dua orang.

"Ada dua orang yang berboncengan menggunakan kedaraan roda dua jenis sepeda motor jenis matik (nomor polisi) DD 5984 MD," ungkap Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, saat konferensi pers.

Pelaku disebut sempat memaksa masuk ke area halaman, namun dihalangi oleh anggota keamanan. "Kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang gereja," sambungnya.

Editorial Team

Related Article