Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gubernur Sulsel Imbau Warga Pakai Masker saat Beraktivitas di Luar
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. (Dok. Humas Pemprov Sulsel)

Makassar, IDN Times - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, kembali mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul penurunan kualitas udara di wilayah Sulsel, khususnya Makassar. Imbauan ini terutama ditujukan kepada warga yang bekerja di luar ruangan dalam durasi cukup lama.

Sudirman mengatakan kondisi udara di Sulsel diduga dipengaruhi kiriman polutan dari wilayah barat maupun timur. Kondisi tersebut membuat kadar polutan mencapai ambang yang perlu menjadi perhatian dari sisi kesehatan.

"Jadi, saya mengimbau karena kondisi udara di Sulawesi Selatan ini terdapat kiriman-kiriman dari barat maupun dari timur sehingga nilai polutannya pada ambang yang kemudian menjadi perhatian di bidang kesehatan," kata Sudirman.

1. Pekerja luar ruangan diimbau memakai masker

ilustrasi masker (pexels.com/Markus Winkler)

Sudirman berharap masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan kondisi kualitas udara. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan, terutama bagi warga yang harus berada di luar ruangan dalam waktu lama.

"Sehingga kita berharap ketika warga kami tercinta bekerja di luar untuk waktu-waktu yang durasi lama atau kurun waktu tertentu, dan kemudian dapat menggunakan masker di aktivitas kesehariannya," katanya.

2. Warga diminta memperhatikan kondisi kesehatan

Ilustrasi Kesehatan (pexels.com/Pixabay)

Sudirman juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan jika mengalami keluhan, seperti flu. Warga diimbau menjaga asupan dan mengikuti prosedur kesehatan yang berlaku.

"Jika kemudian ada yang terdampak seperti mungkin flu dan sebagainya, untuk kemudian bagaimana asupan ataupun kemudian bagaimana melakukan protap-protap kesehatan, dan paling penting bahwa untuk semua masyarakat kita memperhatikan imbauan kita secara menyesuaikan," katanya.

3. BMKG sebut kualitas udara kembali tidak sehat

Kantor Balai BMKG Wilayah IV Makassar. (IDN Times/Asrhawi Muin)

Sebelumnya, BMKG WIlayah Regional IV Makassar melaporkan konsentrasi partikulat halus PM2,5 di Makassar dan sekitarnya kembali meningkat sejak Jumat (9/10/2026) malam. Setelah sempat turun ke kategori sedang, konsentrasi PM2,5 kembali melampaui 55 mikrogram per meter kubik (µg/m³) dan bertahan pada kategori tidak sehat hingga Sabtu (10/10/2026) siang.

Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG Sulawesi Selatan, Rizky Yudha, mengatakan peningkatan konsentrasi polutan berpotensi dipengaruhi titik panas dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sulawesi. Selain itu, kiriman asap dari luar Sulawesi juga berpotensi berkontribusi terhadap penurunan kualitas udara.

"Jadi, selain ada potensi dari kiriman asap dari luar daerah Sulawesi, dari Sulawesi-nya sendiri juga berpotensi untuk memberikan kontribusi atau sumbangsih asap di wilayah Makassar dan sekitarnya,"kata Rizky.

Curated For You

Editorial Team

Related Article