Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemkot Makassar Kaji Revitalisasi RPH Tamangapa Jadi Pasar Hewan

Kota Makassar
2 min read
Pemkot Makassar Kaji Revitalisasi RPH Tamangapa Jadi Pasar Hewan
Ilustrasi suasana penyembelihan hewan kurban di Rumah Potong Hewan. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Pemkot Makassar mengkaji revitalisasi RPH Tamangapa yang terbengkalai menjadi Pusat Pasar Hewan Terpadu, dengan penilaian kelayakan lahan, tata ruang, dan fasilitas pendukung.
  • Kawasan ini direncanakan menampung sapi, kerbau, kambing, domba, serta kemungkinan unggas, dengan fasilitas kesehatan hewan, pemandian, gudang pakan, drainase, dan area parkir.
  • Pemkot memastikan regulasi dipenuhi sebelum realisasi, sambil menata perdagangan ternak agar lebih tertib, nyaman, higienis, dan mendukung distribusi serta pasokan hewan di Makassar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar mengkaji rencana revitalisasi kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa yang terbengkalai menjadi Pusat Pasar Hewan Terpadu. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) membahas kelayakan lahan, penataan ruang, hingga fasilitas penunjang untuk mendukung aktivitas perdagangan ternak.

Kajian tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan Munafri ke kawasan RPH Tamangapa. Revitalisasi ini dirancang untuk memusatkan perdagangan berbagai jenis ternak dalam satu kawasan yang lebih tertata, higienis, dan mudah diakses pedagang maupun pembeli.

  1. 1. Pasar hewan terpadu akan menampung sapi hingga kambing

    IMG_20260930_171652.jpg
    Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. IDN Times/Asrhawi Muin

    Rencana pasar hewan terpadu di Tamangapa diproyeksikan menampung berbagai jenis ternak, mulai dari sapi, kerbau, kambing, hingga domba. Pemusatan perdagangan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasokan ternak masyarakat Kota Makassar.

    Munafri juga mengkaji kemungkinan memasukkan komoditas unggas ke dalam kawasan tersebut. Dengan begitu, berbagai kebutuhan perdagangan hewan dapat terintegrasi dalam satu lokasi.

    “Supaya jadi satu nanti semua, seperti one stop shopping lah,” kata Munafri, Jumat (9/10/2026).

  2. 2. Fasilitas pasar hewan masih dalam kajian

    Suasana penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Kliwon Gorang-Gareng, Kabupaten Magetan. IDN Times/ Riyanto.
    Ilustrasi pasar hewan. (IDN Times/Riyanto)

    Selain menentukan komoditas yang akan ditampung, Pemkot Makassar mengkaji kesiapan lahan dan kebutuhan fasilitas operasional pasar. Fasilitas yang direncanakan meliputi tempat pemeriksaan kesehatan hewan, pemandian hewan, gudang pakan, saluran pembuangan air kotor, toilet, masjid, serta integrasi dengan area RPH.

    Pemkot Makassar juga mempertimbangkan mitigasi potensi genangan melalui penambahan urukan tanah. Penataan area parkir menjadi perhatian agar kendaraan pengangkut ternak, termasuk mobil pikap, dapat bermanuver dengan leluasa tanpa mengganggu aktivitas perdagangan.

    Munafri menegaskan, seluruh persyaratan regulasi harus dipastikan terpenuhi sebelum rencana tersebut direalisasikan. Menurutnya, kesiapan fasilitas dan tata ruang perlu berjalan seiring dengan ketentuan yang berlaku.

    “Kita harus memastikan regulasi terhadap pasar hewan ini sudah ada (terpenuhi) semua ya,” ujarnya.

  3. 3. Pemkot Makassar ingin tata perdagangan ternak lebih tertib

    Suasana ramai di pasar hewan Ajibarang dengan para pedagang dan pembeli kambing menjelang Iduladha pada hari Senin.
    Pasar hewan.(IDN Times/Cokie Sutrisno)

    Munafri menekankan, rencana revitalisasi kawasan RPH Tamangapa bukan sekadar membangun pusat perdagangan ternak. Penataan tersebut juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan usaha yang tertib, memberikan kenyamanan bagi masyarakat, dan mendukung kelancaran distribusi ternak.

    Ia menyebut pendekatan pemerintah dalam penataan kawasan harus berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kepastian regulasi dan kebijakan tata ruang juga dinilai penting untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

    “Pendekatan kita bukan sekadar fair business, melainkan pendekatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Munafri.

    Melalui rencana pengembangan pasar hewan terpadu, Pemkot Makassar berharap kawasan Tamangapa dapat menjadi pusat perdagangan ternak yang mendukung ketahanan pangan dan rantai pasokan hewan di kota tersebut. Kawasan ini juga diharapkan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More