Makassar, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk yang diukur menggunakan Gini Ratio pada Maret 2026 sebesar 0,355. Angka tersebut naik dibandingkan September 2025 yang sebesar 0,350, meski masih lebih rendah dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 0,363.
Kenaikan ketimpangan di tingkat provinsi terutama dipengaruhi meningkatnya ketimpangan di wilayah perdesaan. Sebaliknya, ketimpangan pengeluaran di wilayah perkotaan justru menunjukkan perbaikan dibandingkan enam bulan sebelumnya.
Secara nasional, Gini Ratio Indonesia pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,368. Dengan nilai 0,355, tingkat ketimpangan di Sulawesi Selatan masih berada di bawah rata-rata nasional.
BPS juga mencatat terdapat tujuh provinsi dengan Gini Ratio lebih tinggi dibandingkan angka nasional, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Papua Selatan, Papua, Gorontalo, dan Papua Barat. Sementara itu, Gini Ratio tertinggi tercatat di DKI Jakarta sebesar 0,435 dan yang terendah di Kepulauan Bangka Belitung sebesar 0,214.
