Makassar, IDN Times - Tim SAR gabungan masih tberupaya mencari korban yang belum ditemukan pascagempa 6,2 SR mengguncang Sulawesi Barat, Jumat 15 Januari 2021. Pencarian difokuskan pada dua daerah yang terdampak parah, yakni Kabupaten Mamuju dan Majene.
Kepolisian Daerah Sulbar yang tergabung dalam operasi SAR, memaksimalkan berbagai potensi, termasuk dengan mengandalkan anjing pelacak.
"Kami mendatangkan tiga K-9 (anjing pelacak) untuk membantu pencarian jenazah yang masih ada di dalam reruntuhan," kata Kapolda Sulbar Irjen Eko Budi Sampurno saat memberikan keterangan kepada jurnalis, Minggu (17/1/2021) malam.
