Makassar, IDN Times - Polemik dugaan diskriminasi dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional mencuat di Sulawesi Selatan (Sulsel). Nama Cathlyn Yvaeni Lesmana, siswi perwakilan Kota Makassar, menjadi sorotan publik usai disebut dicoret dari daftar calon Paskibraka nasional.
Informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun TikTok @orangdalam.update menyebut Cathlyn menjadi korban mafia calon Paskibraka. Narasi serupa juga disuarakan akun Instagram DPPI Kota Makassar yang menyoroti dugaan diskriminasi terhadap peserta berlatar etnis Tionghoa.
Cathlyn sebelumnya disebut masuk tiga besar hasil seleksi calon Paskibraka tingkat Sulawesi Selatan. Namun, namanya dikabarkan tidak lagi masuk daftar perwakilan Sulsel ke tingkat nasional dan digantikan peserta lain yang disebut tidak berada di posisi 10 besar.i.
