Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hanyut di Bislab Maros, 2 Mahasiswa Unhas Ditemukan Meninggal
Tim Sar saat evakuasi korban atas nama Resky, mahasiswa Unhas yang tewas di Bislab Maros, Kamis (23/1/2025) / (Foto : Humas Basarnas)

Makassar, IDN Times - Dua dari tiga mahasiswa Universitas Hasanuddin yang dilaporkan hanyut di kawasan wisata Sungai Biseang La’boro (Bislab), Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal pada Kamis (23/1/2025) malam.

Korban yang berhasil ditemukan atas nama Rezki dan Jean. Sementara satu korban lainnya, Caca, masih dalam proses pencarian oleh Tim Sar Gabungan.

1. Dua korban ditemukan meninggal dunia

Tim Sar saat mencari mahasiswa Unhas yang hanyut di Bislab Maros, Kamis (23/1/2025) / (Foto : Istimewa)

Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa pencarian korban ketiga telah dimulai hari ini Jumat (24/1/2025) sejak pukul 07.00 WITA. 

"Hari ini hari kedua pencarian tiga korban, dan alhamdulillah dua korban atas nama Rezki dan Jean sudah ditemukan pada malam hari. Saat ini, korban atas nama Caca telah dilaksanakan pencarian sejak pagi tadi," ujar Sultan kepada awak media.

2. Tim SAR dibagi dua regu

Tim Sar saat evakuasi korban atas nama Resky, mahasiswa Unhas yang tewas di Bislab Maros, Kamis (23/1/2025) / (Foto : Humas Basarnas)

Proses pencarian melibatkan berbagai pihak, di antaranya Polres Maros, Polsek Bantimurung, Damkar, Basarnas, Pamat Polda, Laskar Pala, Pangan Makassar, dan beberapa relawan lainnya. Tim pencari dibagi menjadi dua regu.

"Satu SRU melakukan penyisiran di sisi kanan sungai dari lokasi kejadian hingga Jembatan Samangki. Tim dua melanjutkan pencarian dari Jembatan Samangki hingga sekitar 4 km ke arah hilir," jelas Andi Sultan.

3. Tim SAR gunakan drone

Foto ungguhan stori instagram Jean sebelum ditemukan tewas di Bislab Maros, Kamis (23/1/2025) / (Istimewa)

Selain penyisiran darat dan air, upaya pencarian juga didukung oleh penggunaan drone untuk memantau area yang sulit dijangkau oleh tim di lapangan.  "Medan agak yang susah, kita akan melakukan monitoring dengan drone. Mudah-mudahan hari ini korban atas nama Caca bisa ditemukan," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban ketiga masih berlangsung. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article