Makassar, IDN Times - Komisi D DPRD Makassar mengungkapkan sudah ada enam kepala sekolah yang menyampaikan pengaduan terkait dugaan jual beli jabatan dalam proses pengangkatan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring mencuatnya kasus tersebut ke publik.
Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, mengatakan pihaknya membuka ruang bagi kepala sekolah lain yang merasa dirugikan untuk menyampaikan laporan.
"Kalau kepala sekolah yang datang mengadu itu sudah lebih dari mungkin ada 6, tetapi tidak tertutup kemungkinan setelah mereka mendengar berita seperti ini kami juga akan menerima terus laporan atau aduan-aduan dari teman-teman kepala sekolah yang mungkin merasa dirugikan," kata Ari, Rabu (1/7/2026).
