Makassar, IDN Times - Musim kemarau yang mulai menguat di Kota Makassar tidak hanya memicu cuaca lebih panas dan berkurangnya curah hujan, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi munculnya titik api selama periode kemarau.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Asriani Idrus, mengatakan kondisi cuaca yang kering selama musim kemarau membuat berbagai material, seperti rumput kering, dedaunan, dan sampah, lebih mudah terbakar. Menurutnya, kelalaian kecil, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tanpa pengawasan, dapat memicu kebakaran yang berpotensi meluas.
"Untuk daerah-daerah yang lagi musim kemarau, hati-hati terhadap titik-titik api. Jangan sembarang buang puntung rokok, takutnya kena daun, kebakaran atau bagaimana," kata Asriani kepada IDN Times, melalui sambungan telepon, Senin (20/7/2026).
