Makassar, IDN Times - Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menemukan sekitar 200 ribu surat suara tidak layak. Hal ini diketahui berdasarkan hasil pengawasan logistik pemilu di 24 kabupaten/kota.
Komisioner Bawaslu Sulsel, Syamsuar, menjelaskan surat suara itu dinyatakan tidak layak karena hasil cetak yang kurang bagus. Dengan begitu, mutu surat suaranya juga tidak bagus.
"Surat suara itu banyak. Kalau yang di Fajar Grafika 200 ribu. Kurang bagus hasil cetakannya," kata Syamsuar kepada IDN Times, Sabtu (6/1/2024).
