Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban terdampak longsor di Jeneponto. IDN Times/Basarnas Makassar
Di Jeneponto, banjir dan tanah longsor mengakibatkan empat korban meninggal dunia. Mereka umummya menjadi korban akibat tertimbun material longsoran hingga terseret arus banjir aliran sungai. Keempatnya masing-masing adalah, Madeng (50), Yabu (60), Neneng (60) dan Alang sebelumnya ditulis NN.
Keempat korban ditemukan secara bertahap, sejak bencana terjadi. Setelah menerima laporan korban jiwa akibat dampak bencana tim SAR gabungan, khususnya Basarnas Kota Makassar langsung bergerak cepat. Korban pertama yang berhasil dievakuasi adalah Madeng. Korban ditemukan tertimbun material longsoran di Desa Rumbia, pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 15.05 WITA.
Menyusul temuan jenazah korban Yabu di sungai dekat jembatan penghubung antara Desa Sapanang dan Desa Kayu Loe Barat, Minggu (14/6). Korban ketiga yang ditemukan adalah Alang. Remaja 13 tahun ditemukan di sungai di Desa Kayu Loe Barat, kurang lebih 25 kilometer dari lokasi kejadian, Senin (15/6). Korban berikutnya ritemukan pinggir sungai, Dusun Belong, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Selasa (16/6) sekitar 09.00 WITA, kemarin.